Dugaan Plagiarisme Karya Ilmiah, Tim Kemdikti Saintek Lakukan Investigasi di Unila

Tampan Fernando

Tampan Fernando

Bandar Lampung

28 Mei 2025 00:19 WIB
Pendidikan | Rilis ID
Kampus Universitas Lampung. Foto: Rilis.d
Rilis ID
Kampus Universitas Lampung. Foto: Rilis.d

RILISID, Bandar Lampung — Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdikti Saintek) mengirimkan tim khusus ke Universitas Lampung (Unila) untuk melakukan investigasi atas dugaan pelanggaran integritas akademik dalam proses pengajuan guru besar.

Tim tersebut diketahui melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah guru besar yang diduga terlibat dugaan pelanggaran integritas akademik karya ilmiah, Selasa (27/5/2025) di Ruang Senat, Lantai 3 Rektorat Unila.

Pemeriksaan ini merujuk pada Surat Nomor: 69/UN26.01/SENAT/2025 tertanggal 26 Mei 2025, yang merupakan undangan resmi dari Senat Unila.

Surat tersebut ditandatangani oleh Ketua Senat Unila, Prof. Herpratiwi. Namun, Prof. Herpratiwi memilih belum memberikan keterangan resmi terkait investigasi itu.

Sebelumnya, BEM Unila mendesak Kemendikti Saintek untuk segera melakukan investigasi menyeluruh dan transparansi terkait dugaan pelanggaran integritas akademik di Unila.

Dugaan yang dimaksud yaitu praktik joki penelitian dan plagiarisme karya ilmiah. Hal itu disebut telah melanggar integritas akademik sebagai fondasi utama yang harusnya dijaga ketat dalam dunia pendidikan tinggi.

Pelanggaran itu disebut tidak hanya merusak reputasi institusi pendidikan tinggi, tetapi juga menodai sistem meritokrasi yang seharusnya berlaku dalam pengembangan karier dosen dan guru besar.

BEM Unila merasa ini bukan yang pertama kali, banyak dugaan plagiarisme penelitiaan dalam publikasi akademisi Unila.

Bahkan BEM Unila memprediksi adanya dugaan publikasi penelitian mahasiswa yang dipublikasi oleh akademisi di lingkungan Universitas Lampung.

BEM Unila meminta Kemendikti Saintek untuk:

Menampilkan halaman 1 dari 4
Next

Follow WhatsApp Channel

rilis.id

Dapatkan update berita terbaru setiap hari langsung dari kami.

Editor: Tampan Fernando
Tag :

Unila

plagiarisme

Kemendikti Saintek

jurnal internasional

guru besar

pelanggaran akademik

"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"

Share
Berita Lainnya