Mahasiswa Teknokrat Kembangkan PLTS untuk UMKM Keripik Bawang, Tekan Biaya Produksi-Tingkatkan Kualitas Produk
lampung@rilis.id
Bandar Lampung
RILISID, Bandar Lampung — Mahasiswa Universitas Teknokrat Indonesia menunjukkan kontribusi nyata bagi masyarakat melalui inovasi teknologi tepat guna. Melalui Program Studi S1 Teknik Elektro, hasil penelitian mahasiswa berhasil diterapkan pada UMKM Keripik Bawang di Desa Way Hui, Lampung Selatan, guna meningkatkan efisiensi produksi dan daya saing usaha.
Implementasi hasil riset tersebut ditandai dengan serah terima alat dan sistem teknologi kepada UMKM Rumah Famili milik Suryadi pada Selasa (2/6/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi melalui penelitian dan pengabdian kepada masyarakat yang berdampak langsung bagi pelaku usaha kecil.
Inovasi tersebut merupakan karya dua mahasiswa Teknik Elektro Universitas Teknokrat Indonesia, Rahmat Riyan Saputra dan Aditya Edi Rosandi, di bawah bimbingan dosen Sigit Doni Ramdan, S.T., M.Eng., serta dosen penguji Elka Pranita, S.Pd., M.T., dan Jaka Persada Sembiring, S.Kom., M.Cs.
Keduanya mengintegrasikan dua penelitian yang saling mendukung. Pertama, optimasi mesin peniris minyak (spinner) melalui pengaturan variasi kecepatan putar motor listrik untuk menghasilkan proses penirisan yang lebih efektif dengan konsumsi energi yang efisien. Kedua, pengembangan sistem Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) off-grid yang mampu menyuplai kebutuhan daya mesin secara mandiri tanpa bergantung pada jaringan listrik konvensional.
Integrasi kedua teknologi tersebut diharapkan mampu membantu pelaku UMKM menekan biaya operasional sekaligus meningkatkan kualitas produk.
Suryadi, pemilik UMKM Rumah Famili, mengaku sangat terbantu dengan penerapan teknologi tersebut. Menurut dia, inovasi yang dikembangkan mahasiswa Teknokrat memberikan solusi nyata terhadap berbagai kendala produksi yang selama ini dihadapi, terutama terkait biaya listrik dan kualitas hasil produksi.
Penerapan mesin peniris minyak yang disuplai energi dari PLTS pada UMKM Keripik Bawang Sukaku milik Elly Fitriani dan Suryadi di Way Hui diharapkan mampu menghasilkan keripik dengan kadar minyak lebih rendah, tekstur lebih renyah, serta daya simpan lebih lama.
Selain meningkatkan kualitas produk, penggunaan energi surya juga dinilai mampu mengurangi biaya listrik dan mendukung pemanfaatan energi terbarukan yang ramah lingkungan. Dengan demikian, UMKM dapat berkembang lebih produktif, mandiri, dan berkelanjutan dalam menghadapi persaingan usaha.
Ketua Program Studi S1 Teknik Elektro Universitas Teknokrat Indonesia, Elka Pranita, S.Pd., M.T., mengapresiasi keberhasilan implementasi hasil riset mahasiswa tersebut. Ia berharap kegiatan pengabdian kepada masyarakat berbasis penelitian dapat terus berlanjut dan melahirkan lebih banyak inovasi yang memberikan manfaat bagi masyarakat serta industri lokal.
Wakil Rektor Universitas Teknokrat Indonesia, Dr. H. Mahathir Muhammad, S.E., M.M., turut memberikan apresiasi atas karya mahasiswa yang dinilai mampu menjawab kebutuhan masyarakat.
Mahasiswa Teknokrat
PLTS
UMKM Keripik Bawang
Biaya Produksi
Kualitas Produk
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
