Dr. Budiyono: Dari Aktivis Mahasiswa Jadi Harapan Baru Universitas Lampung
Rimadani Eka Mareta
Bandarlampung
Di balik kiprah akademiknya, Budiyono juga dikenal sebagai sosok keluarga yang hangat. Bersama istrinya, Titiek Fitriyani, yang mengabdi sebagai ASN di lingkungan Pemerintah Provinsi Lampung, ia membangun keluarga dengan nilai pendidikan dan pengabdian.
Komitmen Budiyono terhadap dunia pendidikan serta kedekatannya dengan berbagai elemen kampus perlahan melahirkan dukungan agar dirinya maju sebagai Rektor Universitas Lampung periode 2027–2031. Dukungan tersebut datang dari mahasiswa, akademisi, alumni, hingga tokoh masyarakat yang mengenalnya sebagai sosok pemersatu dan pekerja nyata.
Banyak pihak menilai Budiyono memiliki kombinasi kuat sebagai pemimpin perguruan tinggi: matang secara akademik, memahami tata kelola birokrasi kampus, dekat dengan mahasiswa, serta memiliki jejaring luas di tingkat daerah maupun nasional.
Menanggapi dukungan tersebut, Budiyono menyampaikan bahwa memimpin Universitas Lampung bukan sekadar jabatan, melainkan amanah untuk membawa kampus semakin maju, bersih, dan bermanfaat bagi masyarakat.
Jika mendapat kepercayaan memimpin Universitas Lampung periode 2027–2031, ia menegaskan fokus utamanya adalah memperkuat kualitas akademik, riset, serta tata kelola institusi yang profesional dan berintegritas.
Salah satu gagasan besar yang ia dorong adalah pengembangan Kampus II Universitas Lampung di lahan sekitar 150 hektar sebagai smart and green campus yang menjadi pusat pendidikan, riset, inovasi, dan kolaborasi masa depan.
Menurut Budiyono, Universitas Lampung juga harus memperkuat kerja sama dengan pemerintah daerah, dunia usaha, perguruan tinggi, dan lembaga riset, baik di tingkat nasional maupun internasional. Ia meyakini kolaborasi menjadi kunci untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan inovasi di kampus.
Baginya, alumni Universitas Lampung merupakan kekuatan besar yang harus dirangkul bersama demi memajukan almamater. Dengan semangat kolaborasi seluruh elemen kampus, Budiyono optimistis Universitas Lampung dapat menjadi kampus kebanggaan Lampung sekaligus pusat kemajuan ilmu pengetahuan di Indonesia.
Kini, Budiyono tidak hanya dipandang sebagai dosen atau akademisi semata, tetapi juga figur intelektual yang tumbuh dari kesederhanaan, ditempa oleh organisasi, dan konsisten menjaga integritas dalam pengabdian. Dari perjalanan panjang itulah muncul keyakinan banyak pihak bahwa Budiyono mampu membawa semangat baru bagi masa depan Universitas Lampung yang lebih maju, inklusif, dan bermartabat.
Budiono
calon rektor
universitas Lampung
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
