SMAN 2 Natar dan Itera Kerjasama KKN Daring, Adakan Pelatihan Digital
lampung@rilis.id
Lampung Selatan
RILISID, Lampung Selatan — Situasi pandemi covid-19 yang masih menyebar di Indonesia mengakibatkan kegiatan belajar mengajar dari sekolah dasar hingga perguruan tinggi menggunakan metode dalam jaringan (Daring).
Baik guru, dosen, dan murid atau mahasiswa harus beradaptasi dengan kondisi belajar daring ini. Hal ini juga yang dilakukan oleh guru-guru di Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 2 Natar, Lampung Selatan (Lamsel).
Para guru dan murid sekolah melaksanakan proses belajar mengajar secara daring jarak jauh.
Berbagai metode dapat dilakukan untuk melakukan proses belajar daring di sekolah maupun di perguruan tinggi. Salah satunya adalah menggunakan video pembelajaran yaitu pengajar membuat sebuah video berisi materi pelajaran dan penjelasan dalam satu video.
Video pembelajaran itu nantinya bisa ditonton oleh siswa agar memudahkan guru untuk melakukan pengajaran jarak jauh.
Kondisi itulah yang menginisiasi dosen Program Studi Teknik Geologi, Institut Teknologi Sumatera (Itera) melakukan pelatihan pembuatan video pembelajaran, kepada guru-guru SMAN 2 Natar.
“Pelatihan itu diadakan saat mahasiswa Itera melaksanakan kegiatan KKN Daring di sekolah yang beralamat di Desa Pancasila, Kecamatan Natar, Lamsel itu,” ungkap Rikza Nur Faqih, Dosen Teknik Geologi Itera dalam siaran pers yang diterima RIlislampung.id, pada Rabu (10/2/2021).
Selain itu, pada akhir kegiatan KKN Daring itu, dosen dan mahasiswa Itera juga mengadakan kegiatan virtual zoom meeting bertema “Strategi Sukses Setelah Lulus SMA: Kuliah atau Kerja?”.
Kegiatan secara virtual bertajuk Sapa Jumpa KKN Itera itu diikuti guru dan belasan murid SMAN 2 Natar, mulai dari kelas X hingga kelas XII.
“Semoga kerjasama SMAN 2 Natar dan Itera bisa berlanjut. Banyak kegiatan bermanfaat yang bisa dilakukan,” ungkap Evi Lidya Susanti, Wakil Kepala SMAN 2 Natar Bidang Kesiswaan.
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
