Lewat Apresiasi PLN Mobile, PLN UID Lampung Perkuat Engagement Pelanggan
Tampan Fernando
Bandar Lampung
RILISID, Bandar Lampung — PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Lampung terus mendorong peningkatan loyalitas pelanggan melalui program apresiasi pengguna aplikasi PLN Mobile.
Sepanjang tahun 2025, PLN UID Lampung telah menyerahkan apresiasi berupa berbagai macam merchandise menarik kepada pelanggan terpilih sebagai bentuk penghargaan atas partisipasi aktif mereka.
Sebanyak ratusan pelanggan PLN UID Lampung berhasil menjadi penerima apresiasi dalam program ini.
Para penerima berasal dari berbagai unit layanan di wilayah kerja PLN UID Lampung yang menunjukkan antusiasme pelanggan yang merata di seluruh wilayah.
Beragam merchandise telah diberikan kepada pelanggan. Dari seluruh merchandise yang diberikan, _choppe_ menjadi merchandise terbanyak yang disalurkan kepada pelanggan.
Program ini merupakan bagian dari strategi PLN dalam meningkatkan pengalaman pelanggan melalui digitalisasi layanan, khususnya melalui aplikasi PLN Mobile.
Selain memudahkan akses berbagai layanan kelistrikan seperti pembayaran, pengaduan, hingga permohonan layanan baru, PLN juga terus mendorong pelanggan untuk memperbanyak transaksi melalui PLN Mobile agar semakin aktif memanfaatkan ekosistem digital yang tersedia.
Senior Manager Niaga dan Manajemen Pelanggan PLN UID Lampung, Heru Purwoko, menyampaikan bahwa program apresiasi ini tidak hanya menjadi bentuk penghargaan, tetapi juga upaya untuk memperkuat engagement dengan pelanggan.
“Melalui program ini, kami ingin memberikan nilai tambah bagi pelanggan yang telah aktif menggunakan PLN Mobile. Kami juga mengajak pelanggan untuk terus meningkatkan frekuensi transaksi melalui PLN Mobile karena semakin sering bertransaksi, semakin besar peluang untuk mendapatkan berbagai apresiasi menarik dari PLN," ujar Heru.
"Ini juga menjadi wujud komitmen PLN dalam menghadirkan layanan yang semakin mudah, cepat, dan transparan,” tambahnya.
PLN Lampung
apresiasi PLN Mobile
pelanggan PLN
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
