Mencurigakan! Kabid PAUD Lampura Bungkam soal Penerima Dana APBN
Furkon Ari
Lampung Utara
RILISID, Lampung Utara — Dugaan minimnya transparansi mencuat dari Bidang Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Dinas Pendidikan Kabupaten Lampung Utara (Lampura).
Hal itu terkait penyaluran proyek bernilai lebih dari Rp1,6 miliar yang bersumber dari APBN 2025 melalui skema Peraturan Menteri Keuangan (PMK).
Sorotan ini muncul setelah Kepala Bidang (Kabid) PAUD dan Pendidikan Non Formal (PNF) Disdik Lampura Yeni Sulistina, enggan mengungkap daftar lembaga penerima bantuan tersebut.
Padahal, proyek itu mencakup pengadaan Alat Permainan Edukatif (APE), buku, hingga laptop.
"Maaf mas, saya tidak bisa memberikan data tanpa persetujuan pak kadis. Sebaiknya komunikasikan langsung dengan kadis," ujar Yeni melalui pesan singkat, Selasa (21/4/2026).
Yeni hanya menyebutkan, dana lebih dari Rp1,6 miliar tersebut disalurkan kepada 32 PAUD di Lampura dalam bentuk barang.
Namun, saat diminta rincian, ia mengaku tidak mengingat detail item pengadaan.
"Penyalurannya dalam bentuk barang, itemnya banyak, saya tidak hafal," jawabnya singkat.
Ia menambahkan, puluhan PAUD penerima bantuan tersebut merupakan hasil verifikasi pemerintah pusat pada tahun 2024.
Setiap lembaga disebut menerima alokasi sekitar Rp51 juta dalam bentuk barang, dengan syarat minimal terakreditasi B.
PAUD
Dinas Pendidikan
Proyek
APBN
PMK
APE
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
