Rektor UIN RIL Tekankan Pentingnya Integrasi Teknologi dalam Penyelarasan Kurikulum OBE

Fi fita

Fi fita

Bandar Lampung

22 Juni 2024 14:44 WIB
Pendidikan | Rilis ID
Foto istimewa
Rilis ID
Foto istimewa

RILISID, Bandar Lampung — Rektor Prof H Wan Jamaluddin Z MAg PhD menekankan pentingnya Integrasi Teknologi dalam Pembelajaran dan Pelayanan.

Hal itu merupakan salah satu poin utama yang disampaikan pada kegiatan Penyelarasan Kurikulum OBE (Outcome Based Education) Seluruh Fakultas di Lingkungan Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Intan Lampung (RIL) Tahun 2024, Rabu malam (20/06).

Rektor mengatakan, digitalisasi dalam pelayanan dan proses pendidikan bukan lagi pilihan, tetapi keharusan. Penggunaan teknologi dalam proses pembelajaran dan layanan akan memungkinkan memberikan pengalaman belajar yang lebih interaktif dan relevan dengan tuntutan kekinian.

Menurutnya, hal ini juga akan memfasilitasi akses ke berbagai sumber pendidikan global, serta mempermudah kolaborasi dengan berbagai institusi pendidikan tinggi lainnya di seluruh dunia.

“Di era revolusi industri 5.0 ini, institusi pendidikan menghadapi tantangan yang semakin kompleks dan tidak ringan. Perubahan teknologi yang sangat cepat dan interaksi global yang tidak bisa kita elakkan, menuntut kita untuk selalu adaptive dan tidak boleh berhenti untuk melakukan berbagai inovasi, termasuk dalam kurikulum yang kita gunakan di institusi kita ini,” ungkapnya membuka acara yang berlangsung di Puslat Pascasarjana itu.

Rektor meminta kepada pimpinan unit kerja terkait untuk segera merealisasikan integrasi teknologi ini. Ia juga meminta kepada semua pihak untuk terlibat penuh dan memberikan komitmen dalam mencapai target Penyelarasan Kurikulum OBE.

Selain itu, Rektor juga menyebutkan dua poin utama lainnya dalam Penyelarasan Kurikulum OBE. Yaitu, Penekanan pada Kompetensi Lokal dan Global.

“Kurikulum kita harus mengakomodasi kebutuhan lokal, pada saat yang sama mempersiapkan mahasiswa kita untuk berkompetisi di kancah global (internasional). Lulusan UIN Raden Intan Lampung harus memiliki wawasan luas (global), namun tetap memegang teguh nilai-nilai keislaman dan kearifan lokal yang kita miliki di Lampung ini,” ujarnya.

Kemudian, Penguatan Kolaborasi, Jaringan Nasional dan Internasional. Internasionalisasi yang selama ini didengungkan, bukan hanya sekedar mengirim mahasiswa kita ke luar negeri, atau menerima mahasiswa asing (internasional) saja, ungkap Rektor.

Namun juga bagaimana membangun kemitraan strategis dengan berbagai universitas dan lembaga di level nasional dan internasional, untuk bisa maju bersama-sama mewujudkan visi dan misi masing masing institusi.

Menampilkan halaman 1 dari 2
Next

Follow WhatsApp Channel

rilis.id

Dapatkan update berita terbaru setiap hari langsung dari kami.

Editor: RILIS.ID
Tag :

Uin ril

universitas islam negeri lampung

mahasiswa uin ril

"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"

Share
Berita Lainnya