Rektor UIN RIL Tekankan Pentingnya Integrasi Teknologi dalam Penyelarasan Kurikulum OBE
Fi fita
Bandar Lampung
“Melalui kemitraan dan kerjasama, kita bisa berbagi pengetahuan, berbagi sumber daya, dan melakukan berbagai praktik terbaik yang akan memperkaya kurikulum dan memperkuat profil lulusan kita,” tuturnya.
Penyelarasan Kurikulum OBE adalah langkah strategis untuk memastikan profil lulusan UIN Raden Intan Lampung mampu berkompetisi dalam kancah Nasional maupun Global.
Kurikulum OBE menekankan pada pencapaian hasil belajar yang lebih jelas dan terukur, sehingga setiap lulusan memiliki kepakaran dan keterampilan yang sesuai dengan kebutuhan pasar kerja.
“Saya sangat meyakini, bahwa kita tidak cukup hanya sekedar melakukan Penyelarasan Kurikulum sebagai sebuah dokumen yang harus kita miliki sebagai sebuah institusi Pendidikan Tinggi, namun yang tidak kalah pentingnya adalah Kurikulum Sebagai Sebuah Proses yang menuntut kita semuanya perlu untuk melakukan perubahan Mindset bagaimana seharusnya kurikulum OBE tersebut kita landingkan di Institusi kita ini, sehingga betul-betul mampu menghasilkan profil lulusan yang mencerminkan visi dan misi kita sepenuhnya,” terang Rektor.
Rektor yakin bahwa dengan komitmen dan kerja keras dari semua pihak, Penyelarasan Kurikulum OBE ini akan sukses dan membawa manfaat bagi UIN Raden Intan Lampung dan seluruh alumninya.
Adapun kegiatan ini diinisiasi oleh Lembaga Penjaminan Mutu (LPM) UIN RIL yang berlangsung selama tiga hari, (19-21 Juni 2024). Diikuti oleh 130 peserta yang terdiri dari LPM, Kaprodi dan Sekprodi, Gugus Mutu Fakultas, Unit Penjaminan Mutu Prodi (UPMP)..
Giat ini juga melibatkan external expert, Prof Dr Misnen Ardiansyah SE Ak CA ACPA dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam, UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, serta tim Internal Expert yang diketuai oleh Prof Dr Agus Pahrudin MPd.(*)
Uin ril
universitas islam negeri lampung
mahasiswa uin ril
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
