Perbedaan Kopi Arabika dan Robusta, Ini Ciri-ciri dan Rasanya
Rimadani Eka Mareta
Bandarlampung
RILISID, Bandarlampung — Biji kopi adalah tanaman kopi yang dihasilkan oleh buah kopi. Secara umum, biji kopi memiliki dua lapisan pelindung utama yakni kulit luar atau daging buah, dan lapisan biji yang disebut pergament.
Biji kopi yang dihasilkan oleh dua spesies utama, yaitu Robusta dan Arabika, memiliki perbedaan fisik.
Selama masa pemrosesan, biji kopi biasanya diolah untuk menghilangkan lapisan pelindung dan meninggalkan biji yang dapat disangrai.
Warna biji kopi yang disangrai bervariasi dari coklat muda hingga gelap, tergantung pada tingkat pemanggangan. Pemanggangan ini juga memengaruhi cita rasa dan aroma akhir dari kopi yang dihasilkan.
Anda dapat membedakan kopi Arabika dan Robusta melalui beberapa ciri-ciri berikut:
1. Tanaman dan Daerah Pertumbuhan:
- Arabika: Tumbuh di ketinggian yang lebih tinggi, umumnya antara 600-2000 meter di atas permukaan laut. Lebih membutuhkan iklim yang sejuk.
- Robusta: Tumbuh di dataran rendah hingga sedang, biasanya di bawah 800 meter di atas permukaan laut. Lebih tahan terhadap iklim panas dan lembap.
2. Rasa dan Aroma:
- Arabika: Cenderung memiliki rasa yang lebih kompleks, asam yang lembut, dan aroma yang beragam, seringkali bunga atau buah.
Perbedaan Kopi Arabika dan Robusta
Ini Ciri-ciri dan Beda Rasanya
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
