Mengenal Yasir Hadibroto, Gubernur Lampung yang Berhasil Menangkap Pimpinan PKI, D.N Aidit
Tampan Fernando
Bandarlampung
Mayor Trisno kemudian mengatakan bahwa ada satu sumur tua di belakang rumahnya. Yasir pun membawa Aidit ke lokasi sumur tua dan melepaskan tembakan kepada pemimpin PKI itu.
Meskipun dikatakan bahwa DN Aidit wafat karena ditembak di Boyolali, hingga saat ini tidak ada yang tahu mengetahui keberadaan jasadnya.
Atas jasanya yang turut menumpas PKI, Presiden Soeharto memberikannya kepercayaan menjadi Gubernur Lampung hingga tahun 1988.
Namun setelah jabatan gubernur, tak banyak lagi catatan terkait kariernya, baik di militer maupun pemerintahan.
Tutup Usia
Yasir Hadibroto meninggal dunia pada 6 Mei 2003 di Jakarta. Jasadnya dikebumikan di Taman Makam Pahlawan Nasional Utama Kalibata.
Selama mengabdi di TNI dan pemerintahan, Yasir mendapatkan berbagai penghargaan.
Seperti Bintang Sakti, Bintang Gerilya, Bintang Dharma, Bintang Kartika Eka Paksi Nararya, Bintang Jalasena Nararya, Bintang Sewindu APRI, Satyalancana Bhakti, Satyalancana Perang Kemerdekaan I, Satyalancana Perang Kemerdekaan II.
Kemudian Satyalancana Kesetiaan XVI tahun, Satyalancana Kesetiaan XXIV tahun, Satyalancana Sapta Marga, Satyalancana G.O.M I, Satyalancana G.O.M VI, Satyalancana Wira Dharma, Satyalancana Penegak, dan Commander of the Order of the Orange-Nassau. (*)
Yasir Hadibroto
Gubernur Lampung
D.N Aidit
PKI
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
