Mengenal Yasir Hadibroto, Gubernur Lampung yang Berhasil Menangkap Pimpinan PKI, D.N Aidit
Tampan Fernando
Bandarlampung
Keduanya pun berhasil menyelesaikan tugas mereka dengan baik. Pasukan mereka berhasil merebut kembali Padang dan Bukittinggi.
Setelah tugasnya selesai di Sumatera Barat, Yasir sempat menjadi komandan Batalyon Infanteri 454 di Srondol, Semarang.
Dari tahun 1968 hingga 1971, Yasir Hadibroto menjabat sebagai Panglima Komando Tempur II Kostrad.
Lalu, sejak 1971 hingga 1973, yasir menjadi Panglima Kodam Bukit Barisan.
Setelahnya, ia menjabat sebagai Panglima Kodam VII/Diponegoro pada 1973 hingga 1977.
Usai berkecimpung di bidang militer, Yasir Hadibroto mulai merambah ke dunia politik.
Ia dipercaya menduduki posisi sebagai anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) di tahun 1977 hingga 1978.
Setahun kemudian pada1978, Yasir Hadibroto resmi diangkat menjadi Gubernur Lampung, dan memimpin selama 10 tahun, dari 1978 hingga 1988.
Menangkap D.N Aidit.
Pada 30 September 1965, terjadi peristiwa berdarah yang kita peringati sampai saat ini, yaitu pemberontakan G30S PKI.
Yasir Hadibroto
Gubernur Lampung
D.N Aidit
PKI
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
