Mahasiswa Program Pertukaran Asal UBL Tampilkan Tari Saman di Festival Jepang
lampung@rilis.id
Bandar Lampung
RILISID, Bandar Lampung — Dua mahasiswa Program Studi (Prodi) Arsitektur Universitas Bandar Lampung (UBL), yaitu Kiara Shinta Nastiti dan Arsy Fitria Az Zahra, menampilkan tari Saman asal Aceh di acara Orio Matsuri.
Acara Matsuri adalah festival di Jepang, di mana masyarakat Orio berkumpul dan mengadakan perayaan untuk menyambut musim panas di Jepang.
Kedua mahasiswa UBL bergabung bersama enam mahasiswa lainnya asal Aceh dengan membawakan tarian Saman, pada Sabtu (1/6/2024).
“Senang dan bangga sekali rasanya bisa menampilkan budaya Indonesia di Jepang, kami berdelapan dengan mahasiwa Indonesia lainnya membawakan tarian Saman dari Aceh. Alhamdulillah, surprise banget melihat tanggapan dari masyarakat sini, mereka sangat terpukau karena banyak sekali penonton dan ikut mendokumentasikan dengan ponsel dan kamera pribadi, dan setelah kami menampilkan tariannya mereka juga sangat mengapresiasi kami dengan tepuk tangan yang sangat meriah,” ujar Kiara saat dihubungi, Rabu (5/6/2024).
Dia mengungkapkan persiapan dilakukan kurang lebih sekitar tiga pekan untuk membawakan tari Saman agar tampil mengesankan dalam festival tersebut.
“Tari Saman ini kan perlu kekompakan ya, jadi kami berlatih selama kurang lebih 3 minggu, dibantu juga oleh kakak kakak dari Perhimpunan Pelajar Indonesia (PPI) di Kitakyushu, Jepang termasuk konstumnya,” tambah Kiara.
Diketahui, kedua mahasiswa Arsitektur UBL saat ini sedang mengikuti program pertukaran mahasiswa selama satu tahun di universitas Kitakyushu, Jepang.
Prodi Arsitekur UBL secara rutin mengirimkan mahasiswanya ke Jepang melalui program The University of Kitakyushu – Student Exchange Research Program (UK-SERP) sejak tahun 2014.
Hingga saat ini, total sudah 31 mahasiswa yang mendapatkan manfaat dari program kerja sama antara UBL dan Universitas Kitakyushu. (*)
Mahasiswa Program Pertukaran
UBL
Tari Saman
Festival Jepang
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
