Kukuhkan 648 Lulusan, Ini Pesan Rektor UBL
Fi fita
Bandarlampung
RILISID, Bandarlampung — Universitas Bandar Lampung (UBL), menggelar Yudisium dan Wisuda Program Sarjana dan Pascasarjana Periode Ganjil 2023/2024.
Acara Wisuda diikuti 648 wisudawan ini berlangsung khidmat bertempat di Convention Hall Mahligai Agung UBL, Rabu (15/11/2023).
Rektor UBL Prof Dr Ir. M. Yusuf Barusman, MBA dalam sambutannya memberikan pesan khusus kepada para wisudawan. Atas nama seluruh civitas akademika UBL, ia mengucapkan selamat atas keberhasilan capaian akademik yang diraih.
Menurut Yusuf Barusan, keberhasilan hari ini adalah berkat karunia Allah SWT yang merupakan doa orang tua, keluarga dan tentu merupakan hasil dari jerih payah, kesabaran dalam menuntut ilmu.
Dengan gelar Sarjana dan Magister tersebut, kini mereka mengemban tanggung jawab yang satu tingkat lebih tinggi daripada sebelumnya dalam memberikan sumbangsih kepada masyarakat dan bangsa Indonesia.
“Semoga keberhasilan hari ini bukanlah merupakan titik akhir perjalanan, akan tetapi sebaliknya menjadi starting point atau titik awal untuk berkiprah di masyarakat dengan cara terus menerus belajar dalam rangka mengembangkan diri, sehingga lebih bernilai untuk hidup dan kehidupan saudara-saudara,” ujar Yusuf Barusman.
Rektor juga berpesan kepada wisudawan dan wisudawati UBL untuk menjaga nama baik almamater.
“Selepas saudara dikukuhkan hari ini, reputasi saudara di masyarakat langsung ataupun tidak langsung mencerminkan kualitas pembelajaran dan pengembangan diri anda di UBL. Oleh karena itu jaga nama baik kampus," imbuhnya
Yusuf Barusman menambahkan, alumni bagian dari sivitas akademika, bagian dari keluarga besar UBL yang tidak pernah terlepas hubungan itu sampai akhir hayat nanti.
Dalam pidatonya, Rektor UBL juga menyampaikan capaian yang sudah diraih UBL dalam usianya yang ke-51 tahun, dengan berbagai upaya yang dilakukan baik pembangunan fisik, fasilitas, prestasi akademik, non akademik maupun sumber daya manusia.
UBL
Yudisium
wisuda
pasca sarjana
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
