Kisah Para Penderita Long Covid, Usai Sembuh Malah Dapat Penyakit Baru

Dora Afrohah

Dora Afrohah

Bandarlampung

28 Mei 2021 16:06 WIB
Kesehatan | Rilis ID
Ilustrasi/Kalbi Rikardo
Rilis ID
Ilustrasi/Kalbi Rikardo

RILISID, Bandarlampung — Long Covid menurut World Health Organization (WHO) adalah suatu istilah yang diberikan kepada seseorang yang memiliki gejala covid-19 yang menetap setelah dua minggu sejak gejala awal muncul.

Ketua IDI Bandarlampung dr. Aditya adalah salah satu penyintas covid yang ternyata mengalami long covid

Menurut Aditya, sebelum terinfeksi covid-19  dirinya tidak menderita asma dan hipertensi. Namun setelah covid-19, dirinya didiagnosis mengidap hipertensi dan asma.

“Memang waktu itu gejala saya termasuk berat. Dari ujung kepala sampai ujung kaki itu sakit, sampai nyisir rambut saja sakit. Indera perasa dan penciuman juga tidak berfungsi. Sekitar lima hari saya merasakan itu,” kisah Aditya kepada Rilisid Lampung, Jumat (28/5/2021).

Aditya juga menjelaskan setelah dirinya dinyatakan negatif pada tes PCR, dirinya batuk terus menerus dan akhirnya didiagnosis menderita asma. Kemudian suatu waktu dirinya sakit kepala disertai muntah, dan setelah diperiksa ternyata mengidap hipertensi.

“Covid itu membawa dua hal pada saya, sekarang saya jadi pasien penyakit dalam. Saya mengkonsumi obat hipertensi dan asma,” ungkap Aditya menjelaskan.

Hal serupa juga dialami Silvia Yunita, warga Margorejo, Metro Selatan, Kota Metro yang juga menderita long covid. Silvia mengatakan bahwa dirinya merasakan gejala yang cukup mengganggu.

“Waktu kena covid-19 saya merasakan linu pada persendian, kepala pusing, kehilangan indera penciuman dan perasa, rambut rontok, dan sering menggigil kedinginan padahal suhu tubuh tidak panas,” papar Silvia kepada Rilisid Lampung juga.

Hingga hari ini, meski sudah sekitar tiga bulan Silvia dinyatakan negatif, namun fungsi indera penciumannya belum sesensitif seperti sebelum terinfeksi covid-19.

Menurut dr. Sukarti, Spesialis Paru dan Pernafasan yang bertugas di Rumah Sakit Abdul Moeloek, Rumah Sakit Bumi Waras, dan Rumah Sakit Hermina Lampung ini, long covid bisa dilihat dari beratnya gejala yang muncul, Juga faktor usia, komorbid, faktor genetik, keteraturan minum obat hingga gaya hidup.

Menampilkan halaman 1 dari 2
Next

Follow WhatsApp Channel

rilis.id

Dapatkan update berita terbaru setiap hari langsung dari kami.

Editor: Andry Kurniawan
Tag :

"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"

Share
Berita Lainnya