KONI Lampung Kumpulkan Semua Pengurus Cabang Olahraga, Ada Apa?
Tampan Fernando
Bandar Lampung
RILISID, Bandar Lampung
— Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Lampung mengumpulkan puluhan pengurus cabang olahraga, Senin (8/1/2024).
Pertemuan ini digelar di lantai II Gedung KONI, PKOR Way Halim dan dipimpin Ketua Harian KONI Lampung, Amalsyah Tarmizi dan Wakil Sekretaris III Adi Kurniawan.
Pertemuan ini digelar untuk evaluasi berbagai program TC (pelatprov) yang telah berjalan di tahun 2023 sekaligus persiapan menghadapi Pekan Olahraga Nasional 2024 di Aceh-Sumut.
Diketahui, sudah ada 51 cabor Lampung yang lolos PON. Dalam arahannya Amalsyah Tarmizi mengingatkan seluruh cabor agar serius menyiapkan para atlet yang akan berlaga di PON 2024.
Ia juga meminta agar cabor segera mengusulkan semua kebutuhannya untuk persiapan PON, terutama peralatan latihan dan pertandingan agar segera disiapkan KONI Lampung.
“Semua cabor segera menyampaikan semua kebutuhan termasuk untuk peralatan, di tahun 2023 baru sebagian cabor yang mendapat peralatan,” kata Amalsyah.
Ia juga meminta setiap cabor menyerahkan nama-nama atlet dan pelatih yang akan diberangkatkan ke PON. Karena pada bulan Mei, semua nama-nama yang masuk dalam kontingen sudah fix.
“Kalau mereka ada perubahan dari kegiatan TC yang lalu, kita tunggu di bulan Januari ini. Kemudian di bulan Januari sampai dengan April kalau ada evaluasi lagi, dilaporkan,” ujarnya.
“Karena tentunya setiap cabor harus mengirimkan atlet benar-benar siap untuk memberikan hasil terbaik dan meraih medali. Mereka harus bisa mengharumkan nama baik Provinsi Lampung,” tegas Amalsyah.
Amalyah juga meminta agar setiap SPJ yang diberikan oleh pengurus cabor harus sesuai aturan yang berlaku. Untuk diketahui, total keseluruhan atlet, pelatih dan manager yang melaksanakan Pelatprov 2023 sebanyak 518 orang. Terdiri dari 350 atlet, 117 pelatih dan 51 manager.
KONI Lampung
PON 2024
Amalsyah Tarmizi
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
