HMI Bandarlampung Minta Walikota Setop Bangun Fly Over, Pikirkan UMKM
lampung@rilis.id
Bandarlampung
RILISID, Bandarlampung — Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Bandarlampung menyoroti peresmian fly over Sultan Agung yang baru saja diresmikan oleh Walikota Bandarlampung Eva Dwiana, Rabu (7/4/21) kemarin.
Menanggapi hal tersebut, Ketua Bidang Partisipasi Pembangunan Daerah (PPD) HMI Bandarlampung Feby Satria menilai, Bandarlampung sudah cukup sesak dengan keberadaan sejumlah fly over yang ada.
“Pemerintah Kota Bandarlampung sudah saatnya menghentikan proyek pembangunan fly over. Karena jika dilihat dari urgensinya, akses transportasi dan tata kelola lalulintas di Bandarlampung sudah cukup baik. Jadi jangan sampai Pemkot punya niatan menambah fly over di Bandarlampung,” ungkap Feby Satria dalam siaran pers yang diterima Rilislampung, Kamis (8/4/2021).
Apalagi, tambah Feby, saat peresmian itu Eva Dwiana mengatakan, fly over itu adalah yang terakhir dibangun oleh Pemerintah Kota Bandarlampung, sampai pendapatan asli daerah (PAD) Bandarlampung bisa terkumpul seperti semula.
Sementara, menurut Feby, realisasi PAD Bandarlampung pada 2020 mencapai 70,23 persen. Dari jumlah itu, Feby berharap Walikota Bandarlampung bisa merealisasikannya pada hal-hal yang lebih dibutuhkan masyarakat.
“Sebaiknya Walikota Bandarlampung lebih melihat para pelaku UMKM, beri bantuan ke masyarakat untuk mengembangkan UMKM, supaya bisa menjadi penopang ekonomi nasional juga,” tutur Feby.
Feby menambahkan, HMI Cabang Bandar Lampung akan melakukan survei mengenai pembangunan di Bandarlampung. Hasilnya pun nanti akan diserahkan langsung pada Eva Dwiana.
“Harapannya dari hasil survei tersebut Walikota Bandarlampung bisa mengeluarkan kebijakan-kebijakan yang sesuai dengan harapan masyarakat,” pungkasnya. (*)
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
