Empat Kategori Diperlombakan, Ini Deretan Jawara IndoHCF Innovation Awards III-2019
Zulhamdi Yahmin
Jakarta
RILISID, Jakarta — Indonesia Healthcare Forum (IndoHCF) yang merupakan program CSR dari PT IDS Medical Systems Indonesia menetapkan juara 1, 2, dan 3 IndoHCF Innovation Awards III-2019 dari empat kategori yang diperlombakan.
Grand final IndoHCF Innovation Awards III-2019 dilaksanakan di ICE BSD
Tangerang, Sabtu (9/11/2019) bersamaan dengan perayaan Hari Kesehatan Nasional. Hadir dalam acara tersebut, Menteri Kesehatan Terawan, Menteri Kesehatan Periode 2012-2014 dr Nafsiah Mboi, Presiden PT IDS Medical Systems Indonesia, Rufi Susanto, Ketua Umum IndoHCF Supriyantoro, dan sejumlah pejabat eselon satu dan dua di lingkungan Kementerian Kesehatan.
Untuk Kategori Inovasi Sistem Penanggulangan Gawat Darurat Terpadu (SPGDT), penghargaan
Platinum Award masing-masing ditempati oleh Pos PSC 119 SIMPATIK (Sistem Pelayanan Cepat Emergency Medik) dari Kabupaten Bangka, Provinsi Kep. Bangka Belitung dan BESQUIT (Bandung Emergency Service Quality Innovation ) asal Kota Bandung, Provinsi Jawa Barat.
Sedangkan Penghargaan Gold Award ditempati oleh SIGAP (sistem penanggulangan gawat darurat publik) PSC 119 Bantul, Yogyakarta dan PSC 119 Kota Cirebon "SREGEP" sistem respons emergency yang guyup melibatkan semua elemen melalui pendekatan keluarga, Kota Cirebon, Jawa Barat.
Sedangkan untuk kategori Inovasi Program Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS), pada sub kategori Program UKM, Penghargaan Platinum Award dimenangkan oleh Kader Kesehatan 211 (2 Orang 1 Program Untuk 1 RT/Dusun) Menuju Rejang Lebong Sehat 2021 dari Kabupaten Rejang Lebing, Provinsi Bengkulu dan Gebrakan Pagi Berseri (PAGelaran aksI BERsama Sekolah sEhat asRI) asal Kabupaten Lumajang, Provinsi Jawa Timur.
Kemudian penghargaan Gold Award dimenangkan oleh Kampung Cerdik (Cek kesehatan secara rutin, Enyahkan asap rokok, Rajin aktifitas fisik, Diet gizi seimbang, Istirahat yang cukup, dan Kelola stress) dari Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan Provinsi Sulawesi Selatan, serta Pepes Ikan Patin (Penyebaran Pesan Informasi Kesehatan Pangan Aman Dan Depot Air Minum) asal Kabupaten Bontang, Provinsi Kalimantan Timur.
Adapun pemenang pada kategori inovasi Alat Kesehatan yaitu terbaik pertama dimenangkan oleh Penggunaan Fiksasi Pelvis Modifikasi C-Clamp Sistem UI-CM dalam Meningkatkan Clinical Service dari Departemen Medik Orthopaedi dan Traumatologi RSCM-FKUI Kota Administrasi Jakarta Pusat, Provinsi DKI Jakarta.
Sementara terbaik kedua dan ketiga masing-masing dimenangkan oleh
Gamma Allergen dan Gamma Chamber: sebagai solusi penyediaan alat diagnostik uji tempel di Indonesia dari Departemen Dermatologi dan Venereologi Fakultas Kedokteran Kesehatan Masyarakat dan Keperawatan Universitas Gadjah Mada Kota Yogyakarta, Provinsi DI Yogyakarta dan Sardjito Vac (Vacuum Assisted Closure) dari RSUP Dr Sardjito Kota Yogyakarta, Provinsi DI Yogyakarta.
Sementara itu, di kategori Inovasi ICT Kesehatan terbaik pertama, ditempati oleh e-Simpati (elektronik - Solusi Masalah Pelayan ABK Terintegrasi) dari Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD)
Jagakarsa, Kota Administrasi Jakarta Selatan, Provinsi DKI Jakarta. Terbaik kedua, Pemanfaatan Aplikasi "Sayang Bunda" dalam Upaya Penurunan Kematian Ibu dari Dinas Kesehatan Kota Semarang, Provinsi Jawa Tengah.
Dan terbaik ketiga, Sistim Informasi Manajemen Remunerasi Terintegrasi dari RSUD Koja, Kota Administrasi Jakarta Utara, Provinsi DKI Jakarta.
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
