Empat Kategori Diperlombakan, Ini Deretan Jawara IndoHCF Innovation Awards III-2019

Zulhamdi Yahmin

Zulhamdi Yahmin

Jakarta

10 November 2019 13:30 WIB
Ragam | Rilis ID
Menteri Kesehatan Terawan menyerahkan hadiah kepada pemenang IndoHCF Innovation Awards III-2019. FOTO: RILIS.ID/Zulhamdi Yahmin
Rilis ID
Menteri Kesehatan Terawan menyerahkan hadiah kepada pemenang IndoHCF Innovation Awards III-2019. FOTO: RILIS.ID/Zulhamdi Yahmin

Selain empat kategori di atas, IndoHCF juga memberikan penghargaan bagi juara favorit yang dipilih netizen di platform Facebook dengan metode like terbanyak yang jatuh kepada POS PSC 
119 Simpatik dari Kabupaten Bangka dengan total like sebanyak 1.564.

Penghargaan lainnya, yakni kategori Inovasi ICT Kesehatan Sub Kategori Potential Newbie, yang mana terbaik pertama dimenangkan oleh Learning Platform For Healthcare (Avvecena) asal DKI Jakarta. Terbaik kedua yaitu KakiDiabet Indonesia asal Jawa Timur, dan terbaik ketiga yaitu Medical AI asal Jawa Tengah.

Sedangkan dalam kategori Expo inovasi alat kesehatan, terbaik pertama diberikan kepada Gamma Allergen dan Gamma Chamber: sebagai solusi penyediaan alat diagnostik uji tempel di Indonesia dari Departemen Dermatologi dan Venereologi Fakultas Kedokteran Kesehatan Masyarakat dan Keperawatan Universitas Gadjah Mada Kota Yogyakarta.

Terbaik kedua dan ketiga, masing-masih ditempati oleh Sardjito Vac (Vacuum Assisted Closure) dari RSUP Dr Sardjito Kota Yogyakarta, Provinsi DI Yogyakarta dan Dispotube (Inovasi Tabung Kontainer Sampah Tajam Medis Ramah Lingkungan : Reduce, Reuse, & Lowcost). Adapun Kategori Expo inovasi ICT kesehatan, terbaik pertama diberikan kepada e-Simpati (elektronik - Solusi Masalah Pelayan ABK Terintegrasi) dari Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Jagakarsa, Kota Administrasi Jakarta Selatan, Provinsi DKI Jakarta.

Terbaik kedua yakni Aplikasi HALLODHA dan GO-ARV Penanggulangan HIV/AIDS melalui Peningkatan Kepatuhan Minum Obat ARV di Puskesmas Kecamatan Kemayoran dari Kota Administrasi Jakarta Pusat, Provinsi DKI Jakarta.

Dan terbaik ketiga, Pemanfaatan Aplikasi "Sayang Bunda" dalam Upaya Penurunan Kematian Ibu dari Dinas Kesehatan Kota Semarang, Provinsi Jawa Tengah. IndoHCF juga memberi penghargaan bagi Expo Inovasi Sediaan Farmasi dan Alkes Hari Kesehatan 
Nasional ke 55 dimana terbaik pertama NPC Strip A oleh Peneliti Dewi Kartikawati Paramita dari Universitas Gadjah Mada Yogyakarta dengan mitra PT Swayasa Prakarsa.

Sementara itu terbaik kedua yaitu Dub Dub Wearable ECG oleh Peneliti Aulia Arif Iskandar dari Universitas Swiss German (SGU) Tangerang. Terbaik ketiga, Entecavir dan Efairenz oleh Peneliti Dra Tia Mutianingsih dengan pengembang Pamian Siregar dari PT Kimia Farma (Persero).

Adapun tim juri yang melakukan penilaian berasal dari instansi dan asosiasi kesehatan antara lain Kementerian Kesehatan RI, Asosiasi Produsen Alat Kesehatan Indonesia (ASPAKI), Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia (IAKMI), Perhimpunan Kedokteran Gawat Darurat Indonesia (PKGDI), Perkumpulan Promotor & Pendidik Kesehatan Masyarakat Indonesia (PPPKMI), Asosiasi Prakarsa Indonesia Cerdas (APIC), Ikatan Elektromedis Indonesia (IKATEMI), Ikatan Konsultan 
Kesehatan Indonesia (IKKESINDO), Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), Perhimpunan Sarjana Kesehatan Masyarakat Indonesia (PERSAKMI), dan sejumlah investor yang digandeng oleh 
tim Halodoc untuk menilai karya untuk kategori ICT Kesehatan Sub kategori 'Potensial Newbie' diantaranya Arum K Putri dari Go Ventures, Alvin Suryohadiprojo dari InvestIdea Ventures, dan Patrick Yip dari Intudo Ventures.

Ketua Umum IndoHCF, Supriyantoro, mengatakan, era revolusi industri 4.0 melalui big data, artificial intelligence, robotics dan internet of things memberikan tantangan nyata yang tidak mudah di sektor kesehatan sehingga butuh inovasi teknologi untuk menunjang kualitas pelayanan kesehatan.

"Digitalisasi sudah masuk ke seluruh lini kehidupan masyarakat. Tentunya untuk sektor pelayanan kesehatan yang lebih baik kita perlu berbagai macam inovasi kesehatan dengan suntikan 
teknologi terbaik," ungkap Supriyanto saat konferensi pers di ICE BSD, Tangerang, Sabtu (9/11/2019).

Menampilkan halaman 2 dari 3

Follow WhatsApp Channel

rilis.id

Dapatkan update berita terbaru setiap hari langsung dari kami.

Editor: RILIS.ID
Tag :

"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"

Share
Berita Lainnya