Dulu Sempat Ramai, Pusat Batu Akik di PKOR Wayhalim Kini Disulap Jadi Pasar UMKM
Tampan Fernando
Bandarlampung
Ukuran gedungnya jauh lebih besar dan dibangun dua lantai, yaitu Pasar UMKM Lampung.
Peletakan batu pertama (ground breaking) Pasar UMKM ini dilakukan oleh Gubernur Lampung, Arinal Djunaidi, Seni (30/10/2023).
Pemprov Lampung menggandeng Kementerian BUMN dan 14 perusahaan BUMN untuk membangun dan mengoperasikan pasar ini.
Dari pantauan Rilis.id, tampak tiang-tiang bangunannya sudah terpasang kokoh. Sementara di beberapa sisi sudah ditumpuk berbagai material untuk Pembangunan pasar ini.
Pasar UMKM Lampung dibangun di atas lahan seluas 4.853 meter persegi dan bangunan seluas 1.297,40 meter persegi.
Nantinya gedung ini akan terdiri dari dua lantai. Di lantai 1 terdapat area display dan outlet etalase produk UMKM dari 15 kabupaten/kota dan fasilitas pendukung lainnya.
Terdapat pula Area Coffee Shop sebagai outlet produk unggulan Lampung, dan Co – Working Space untuk pelaku bisnis dan Lavatory.
Di lantai II terdapat area peningkatan kapasitas melalui pelatihan dan pembinaan pegiat UMKM, Co-Working space (pelaku bisnis), Kantor pengelola, Fasilitas outlet komoditas unggulan Lampung dan fasilitas pendukung lainnya. Seperti Hall, Ruang tunggu VIP, Musholla dan Lavatory.
Kemudian Area di luar ruang yang berada di sisi kanan dan kiri bangunan akan berfungsi sebagai tempat kegiatan Bazar produk UMKM dan eventevent penunjang aktivitas Pasar UMKM.
Proyek senilai Rp9 miliar ini ditarget rampung dalam 240 hari kerja atau 8 Bulan. Ditambah 90 hari kerja atau 3 bulan masa pemeliharaan. (*)
Pasar UMKM
pusat batu akik
PKOR Way Halim
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
