Dialog Nasional Karir Dosen dan Best Practice Unila: Upaya Membangun Kampus Unggul

Fi fita

Fi fita

Bandar lampung

3 Mei 2024 21:32 WIB
Pendidikan | Rilis ID
Foto istimewa
Rilis ID
Foto istimewa

RILISID, Bandar lampung — Dialog Nasional dengan tema karier dosen dan best practice pelaksanaannya menjadi kegiatan kedua yang dihadirkan dalam pertemuan sela Forkom FKIP Negeri se-Indonesia, Jumat, 3 Mei 2024.

Berlangsung di Aula K Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Lampung (Unila), Dekan FKIP Unila Prof. Dr. Sunyono, M.Si., dalam sambutannya menyatakan dialog nasional kali ini merupakan momen berbagi FKIP dalam pelaksanaan pengelolaan kampus.

Oleh karena itu, narasumber yang dihadirkan adalah Rektor Unila Prof. Dr. Ir. Lusmeilia Afriani, D.E.A., IPM., ASEAN., Eng., yang membahas best practice Unila dalam mengelola perguruan tinggi. Seperti peningkatan jumlah guru besar, akreditasi unggul program studi, kerja sama internasional, dan penelitian.

Selain itu FKIP Unila menghadirkan Direktur Sumber Daya Kementerian Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi Dr. Mohammad Sofwan Effendi, M.Pd., sebagai narasumber yang berbagi kisah tentang karier dosen.

“Tema ini dipilih agar menjadi pembelajaran bersama berkenaan dengan target kita dalam mengelola kampus yang terangkum pada indikator kinerja utama (IKU),” ujar Prof. Sunyono.

Prof. Lusi, dalam sesi pemaparan materi menyatakan, tonggak perubahan Unila telah dilakukan sejak jauh hari. Perubahan dilakukan dari segala lini baik dari sektor manajerial, struktural, dan lainnya, sehingga luaran yang dihasilkan menjadi maksimal.

“Perubahan yang dilakukan adalah upaya menjadikan Unila sebagai kampus unggul. Memiliki daya saing di kancah nasional dan internasional. Maka setiap lini kami coba sinkronkan,” ungkapnya.

Salah satu bentuk perubahan itu terdokumentasi dalam tagline Be Strong di Unila. “Be Strong sebagai tagline adalah upaya kami merangkum program unggulan kerja Rektor Unila dalam sebuah singkatan,” ungkap Prof. Lusmeila Afriani.

Dosen program studi (prodi) teknik sipil tersebut menyatakan, Business sebagai awal huruf tagline Be Strong adalah inti perubahan Unila. Ia mengungkapkan, dengan niat meningkatkan klaster di peringkat perguruan tinggi, Unila harus memiliki kemandirian dalam hal bisnis.

“Kami harus mampu membiayai diri sendiri agar universitas mandiri dan bersaing di klaster berikutnya. Memaksimalkan setiap peluang usaha agar mampu menjadi sumber pemasukan Unila,” tegasnya.

Menampilkan halaman 1 dari 3
Next

Follow WhatsApp Channel

rilis.id

Dapatkan update berita terbaru setiap hari langsung dari kami.

Editor: RILIS.ID
Tag :

Unila

universitas lampung

mahasiswa unila

"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"

Share
Berita Lainnya