Buruk Rupa Jalanan Bandar Lampung Akibat Stockpile Batubara, Lumpur Hitam Hingga Debu Pekat
Tampan Fernando
Bandar Lampung
RILISID, Bandar Lampung
— Lumpur hitam dan debu pekat melebur jadi satu di Jalan Yos Sudarso, dari arah Kecamatan Panjang hingga Kecamatan Bumi Waras Bandar Lampung.
Di sisi kiri dan kanan jalan ini tampak kubangan lumpur berwarna hitam sisa batubara yang jatuh dari truk pengangkut. Karena terkena hujan, kondisi jalanan pun menjadi kotor dan licin.
Sementara saat jalanan mulai kering, debu-debu batubara ini akan beterbangan hingga mengganggu para pengendara motor dan pejalan kaki.
Dari pantauan Rilis.id Lampung pada Kamis (2/5/2024), di Jalan Yos Sudarso lumpur dan debu ‘kompak’ merusak lingkungan di daerah tersebut. Bahkan kubangan lumpur hitam itu menjalar hingga beberapa kilometer di jalanan tersebut.
Sementara di lokasi stockpile PT SME, tampak mobil angkutan batubara masih keluar masuk. Di depan gerbang, tampak beberapa orang yang berjaga dan mengatur keluar masuknya truk batubara.
Seolah tak ada upaya, pihak perusahaan hanya menggunakan jaring-jaring berwarna hijau untuk mengurangi dampak polusi akibat debu batubara. Namun hasilnya tidak maksimal karena jalanan di daerah ini masih penuh debu dan lumpur.
Warga setempat pun mengeluhkan kondisi ini. Salah seorang tukang tambal ban di daerah Way Lunik tampak sedang membersihkan sisa lumpur yang menumpuk di depan bengkel miliknya dengan menggunakan sekop.
Ia mengatakan lumpur hitam itu memang berasal dari stockpile batubara yang tak jauh dari bengkelnya.
“Ini semua dari stockpile itu. Sudah beberapa bulan gini kondisinya,” kata pria itu yang meminta namanya tidak dimuat di media.
debu batubara
stockpile Lampung
Pemkot Bandar Lampung
Kecamatan Panjang
Bumi Waras
lumpur batubara
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
