Tidak Semua PPS di Bandarlampung Jalani Rapid Test
Anonymous
Bandarlampung
RILISID, Bandarlampung — KPU Bandarlampung melantik 378 panitia pemungutan suara (PPS) se-Bandarlampung, senin (15/6). Pelantikan dilakukan bertahap pagi dan siang.
Berdasarkan pantauan di lapangan, pelantikan PPS Telukbetung Utara, Telukbetung Selatan, Telukbetung Timur dan Telukbetung Barat, dilaksanakan di aula kantor kecamatan Telukbetung Utara dengan koordinator wilayah, Ketua KPU Bandarlampung, Dedi Triadi
Pelantikan PPS Enggal, Tanjungkarang Pusat, Tanjungkarang Timur dan Tanjungkarang Barat, dilaksanakan di aula kantor kecamatan Enggal dan Tanjung Karang Pusat dengan koordinator wilayah, anggota KPU Bandarlampung Robiul.
Pelantikan PPS Kedaton, Labuhan Ratu, Sukarame dan Way Halim dilaksanakan di aula kelurahan Kedaton dan aula kecamatan Sukarame dengan koordinator wilayah, anggota KPU Bandarlampung, Ika.
Pelantikan PPS Sukabumi, Kedamaian, Panjang dan Bumi Waras dilaksanakan di Gedung Gumai Kelurahan Panjang Selatan dengan koordinator wilayah, anggota KPU Bandarlampung Fery Trihatmojo.
Pelantikan PPS Langkapura, Kemiling, Rajabasa dan Tanjung Seneng dilaksanakan di aula kecamatan Langkapura dengan koordinator wilayah, anggota KPU Bandarlampung Hamami.
Ketua KPU Bandarlampung, Dedi Triadi mengatakan, pihaknya tidak melaksanakan rapid test terhadap semua anggota PPS sebelum dilantik. Ini karena belum tersedianya alat rapid test.
"Belum (rapid test) karena gugus tugas dan dinas kesehatan masih mempersiapkan kebutuhan alat rapid test. Kemungkinan dijadwalkan setelah pelantikan jika dinas kesehatan sudah siap. Pelantikan PPS dan pengaktifan PPK dimulai 15 juni 2020. Pelantikan PPS sesuai koorwil. Dibagi 2 sesi, pagi dan siang," katanya.
Menurutnya, kebutuhan APD dan rapid test akan difasilitasi oleh gugus tugas melalui dinas kesehatan. KPU hanya menerima barang sesuai protokol kesehatan.
"Untuk anggaran penambahan 375 TPS diajukan ke pemerintah pusat melalui APBN," ujarnya.
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
