Terlepas Jokowi atau Prabowo, Kini PAN Tampil Paling Seksi
Anonymous
Bandarlampung
RILISID, Bandarlampung — Bagi Partai Amanat Nasional (PAN) merapat ke koalisi Joko Widodo atau Prabowo dalam eskalasi Pilpres 2019, bukan tujuan utama. Yang terpenting, bagaimana PAN melahirkan pemimpin baru yang mampu membawa amanah rakyat, dan bermanfaat.
”Sekarang ini PAN sedang seksi-seksinya. Denyut nadinya terus di-framing, dalam opini dan info yang tersaji lewat beragam berita. PAN paling viral dijagat maya. Nyaris semua pengamat lokal sampai nasional, membicarakan langkah kami. Ini cermin popularitas PAN terus tumbuh, dan makin dicintai,” papar Wakil Ketua DPW PAN Lampung, Gunawan Raka, Rabu (8/8/2018).
Kondisi PAN saat ini, sambung Gunawan Raka, tidak terlepas dari kepiawaian Ketua Umum Zulkifli Hasan dalam bersikap.
”Isu, serangan, desakan politik dan dinamika yang lahir dalam wadah PAN disikapi dengan tenang dan bijak. Bang Zul memang telah terbiasa bermain diombak tinggi," tandas advokat muda ini.
Tidak bisa dipungkiri, derasnya gelombang serangan pasca peristiwa tangkap tanggan KPK yang menyeret sejumlah kader PAN 27 Juli 2018 lalu, membuat kecemasan para calon anggota legislatif baik tingkat pusat maupun daerah.
Pamor PAN mengkhawatirkan. Tapi kader tetap bekerja pada porsinya masing-masing, meligitimasi amanah rakyat lewat kerja-kerja politik tanpa kenal lelah.
”Yakinlah matahari itu tetap bersinar terang menyambut pesta rakyat. Dan Jumat (9/8/2018) PAN akan tampil percaya diri mengumumpak siapa capresnya," ucap Gunawan kepada Rilislampung.id.
Disinggung soal posisi Agus BN dan isu PAW yang hangat terdengar. Menurut Gunawan, DPW PAN Lampung segera memutuskan. Ini pun melihat dinamika dari proses hukum yang ada.
”Posisi Agus BN kan belum incrah. PAW itu ada prosedurnya. Dan itu harus dilalui. Tunggu saja, toh Bang Iswan (Sekretaris DPW PAN) sudah menyampaikan hal ini," terang calon anggota DPR RI dari Lampung II itu.
Sementara Zulkifli Hasan menegaskan, menyampaikan pertemuan dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi), menurutnya itu dalam kapasitas dirinya sebagai Ketua MPR RI. Soal koalisi segera ditentukan, tentu dengan banyak pertimbangan.
”Ya, untuk yang kemarin ketemu itu, membicarakan agenda kerja. Bertemu dengan Presiden kaitannya dengan sidang tahunan MPR RI,” kata dia.
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
