Survei LIPI, Jokowi Unggul Telak dari Prabowo

Nailin In Saroh

Nailin In Saroh

Jakarta

19 Juli 2018 17:17 WIB
Elektoral | Rilis ID
ILUSTRASI: Hafiz
Rilis ID
ILUSTRASI: Hafiz

RILISID, Jakarta — Survei Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) mencatat tingkat keterpilihan (elektabilitas) petahana Joko Widodo (Jokowi) jauh lebih unggul dibandingkan Ketum Gerindra Prabowo Subianto dan tokoh lain yang disebut bakal maju dalam Pilpres 2019 nanti.

"Pilihan capres lewat pertanyaan terbuka (top of mind), Jokowi 46 persen, Prabowo Subianto 17 persen, dan pilihan capres berdasarkan pertanyaan tertutup 2 nama menunjukkan Jokowi 58,2 persen, dan Prabowo 26,6 persen," ujar peneliti senior Pusat Penelitian Politik (P2P) LIPI, Wawan Ichwanuddin saat memaparkan hasil survei di kawasan Senayan, Jakarta, Kamis (19/7/2018).

Sementara dari pertanyaan terbuka, Gatot Nurmantyo dipilih 1 persen responden. Sebanyak 32 persen responden tidak menjawab, dan 5 persen responden menyebutkan nama lain.

"Elektabilitas Jokowi sebagai calon presiden masih tertinggi dibandingkan nama-nama lain, baik saat ditanyakan melalui pertanyaan terbuka maupun pertanyaan tertutup," kata Wawan.

Sedangkan, pilihan capres berdasarkan pertanyaan tertutup dari 10 nama Joko Widodo unggul dengan 53,3 persen, Prabowo Subianto 22 persen, Gatot Nurmantyo 3,1 persen, Agus Harimurti Yudhoyono 2,6 persen, Anies Baswedan 1,7 persen. 

Disusul Ridwan Kamil 1,6 persen, M Zainul Majdi 1,4 persen, Muhaimin Iskandar 0,7 persen, Ahmad Heryawan 0,7 persen, dan Tito Karnavian 0,3 persen. Sementara tidak memilih (golput) 0,7 persen dan tidak menjawab 12 persen.

Survei LIPI melibatkan 2.100 responden, dengan perkiraan margin of error (MoE) sebesar +/- 2,14 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.

Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara tatap muka oleh enumerator yang telah dilatih dengan instrumen kuesioner. Pengumpulan data dilakukan pada 19 April - 5 Mei 2018.

Menampilkan halaman 1 dari 1

Follow WhatsApp Channel

rilis.id

Dapatkan update berita terbaru setiap hari langsung dari kami.

Editor: Unknown
Tag :

"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"

Share
Berita Lainnya