Ridwan Kamil-Uu Menang di Pilgub Jabar, Begini Analisisnya
Sukma Alam
Bandung
RILISID, Bandung — Pengamat politik dari Universitas Padjadjaran, Bandung, Firman Manan, menilai, sosok Ridwan Kamil dan Uu Ruzhanul Ulum yang menjadi pemenangan di Pilgub Jawa Barat 2018 merupakan dua kandidat yang saling melengkapi. Menurutnya, kedua figur itu berhasil mendapatkan simpati terhadap masyarakat Jabar.
"Kang Emil dan Pak Uu itu saling melengkapi, pasangan calon ini sangat kuat dalam meraih simpati pemilih. Jadi faktor figur dinilai sangat berkontribusi terhadap kemenangan pasangan ini," kata Firman Manan, di Bandung, Senin (9/7/2018).
Dia mengatakan, sosok Ridwan Kamil sejak awal sudah unggul dibanding kandidat lainnya.
"Kang Emil sudah populer, juga sudah menyiapkan diri, sekitar dua tahun sejak disebut-sebut," katanya.
Menurut dia, sosok Emil unggul secara kualitas personal. "Memenuhi kriteria. Kang Emil punya latar belakang teknokrat, leadership, pengalaman, dan integritas," katanya.
Selain itu, lanjut dia, sosok Emil juga mampu meraih ceruk pemilih muda yang jumlahnya cukup banyak. "Kemampuan basis massa milenial. Ini jadi keunggulan, dibanding paslon lain. Pemilih milenial ini 11 juta, 30 persen," katanya.
Sementara sosok Uu Ruzhanul Ulum, menurut dia pengalaman dan kualitasnya tidak perlu diragukan karena menjabat Bupati Tasikmalaya dua periode dan yang tidak kalah penting adalah latar belakang politisi PPP ini yang berasal dari pesantren.
"Menarik pemilih Islam tradisional, ini perannya Kang Uu. Hal ini terbukti dengan kemenangan Rindu di priangan timur, Cirebon, Indramayu, dan Kuningan," katanya.
"Kang Uu basisnya di sana, merepresentasikan Islam tradisional," katanya.
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
