Poltracking: Capres Terkuat Hanya Jokowi dan Prabowo
Zulhamdi Yahmin
Jakarta
RILISID, Jakarta — Direktur Eksekutif Poltracking Indonesia Hanta Yuda mengatakan, hanya Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto, yang jadi calon kuat Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019. Keduanya memiliki tingkat elektabilitas di atas 30 persen.
"Elektabilitas Prabowo berkisar 20-33 persen, dan elektabilitas Jokowi berkisar 45-57 persen," kata Hanta Yuda saat mengumumkan hasil survei nasional Poltracking Indonesia di Hotel Sari Pan Pacific Jakarta, Minggu (18/2/2018).
Yuda menyebut, tokoh-tokoh yang namanya selama ini beredar sebagai calon presiden (capres) alternatif, tingkat elektabilitasnya tak lebih dari 5,0 persen. Termasuk, nama-nama yang sebelumnya sudah pernah beredar di Pilpres 2014.
"Sebaliknya, tren elektabilitas Jokowi maupun Prabowo cenderung naik jika berkaca pada survei sebelumnya (November 2017)," ujar Yuda.
"Karena itu, kandidat capres kuat hanya Jokowi dan Prabowo," lanjutnya.
Poltracking Indonesia sendiri, menyelenggarakan survei pada 27-3 Februari 2018 dengan menggunakan metode stratified multistage random sampling. Jumlah sample dalam survei ini adalah 1200 responden, dengan margin of eror 2,83 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.
Pengumpulan data dilakukan oleh pewawancara terlatih, melalui wawancara tatap muka dengan kuesioner dan responden yang dipilih secata acak. Setiap pewawancara, mewawancarai 10 responden untuk setiap satu desa atau kelurahan terpilih.
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
