Pimpinan Delapan Parpol di Bandarlampung Bertemu, Bahas Apa?
lampung@rilis.id
BANDARLAMPUNG
RILISID, BANDARLAMPUNG — Delapan pimpinan partai politik (Parpol) di Kota Bandarlampung menggelar pertemuan di kafe The Coffe, Minggu (21/6/2020) sore.
Mereka adalah Ketua PDI Perjuangan Wiyadi, Ketua Golkar Yuhadi, Ketua PKS Aep Saripudin, Ketua PAN Wahyu Lesmono, Ketua Demokrat Budiman AS, Ketua Gerindra Andika Wibawa, Ketua PPP Busyairi, dan ketua PKB yang diwakili sekretarisnya.
Hanya dua parpol yang tidak menghadiri pertemuan. Yakni Nasdem dan Perindo. Diketahui, Nasdem telah memberikan surat tugas kepada Eva Dwiana untuk maju sebagai calon wali kota dalam pilkada Desember mendatang.
Ketua DPD II Golkar Bandarlampung Yuhadi saat dikonfirmasi Rilisid Lampung melalui sambungan telepon Minggu malam membenarkan adanya pertemuan tersebut.
Ia menegaskan, pertemuan itu sebenarnya adalah lanjutan yang memang sebelumnya pernah digelar. ”Pertemuan pertama kan pernah diinisiasi Pak Wiyadi (Ketua PDI Perjuangan). Jadi tadi hanya pertemuan lanjutan saja,” ujarnya.
Lalu apakah ada kesepakatan dalam pertemuan tersebut? Yuhadi mengatakan, dalam pertemuan itu memang sempat membahas pemilihan kepala daerah (Pilkada) Bandarlampung. Kendati begitu, diskusi hanya dalam tataran saling menghargai satu sama lain dalam menyikapi keputusan partai masing-masing.
”Jadi, intinya itu silaturahmi. Kami ngobrol bebas saja tadi. Kami bersepakat menghormati keputusan partai masing-masing dalam pilkada Bandarlampung. Dan juga sepakat untuk menjaga kondusifitas,” ucapnya.
Sementara, Ketua DPC PDI Perjuangan Bandarlampung Wiyadi mengatakan, pertemuan itu untuk menyamakan persepsi dengan harapan dapat menghasilkan pemimpin yang benar-benar sesuai harapan masyarakat.
”Intinya silaturahmi, jika ada partai politik yang tidak hadir karena sulit dihubungi,” kata Wiyadi dalam release yang diterima Rilisid Lampung, Minggu (21/6/2020).
Ketua DPC Demokrat Bandarlampung Budiman AS mengatakan, pertemuan itu selain silaturahmi politik juga untuk menyamakan persepsi guna mencari pemimpin yang bisa membawa Bandarlampung lebih baik lagi.
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
