Pilpres Bakal Jadi Etalase Islam dan Demokrasi

Zulhamdi Yahmin

Zulhamdi Yahmin

Jakarta

10 Agustus 2018 20:45 WIB
Elektoral | Rilis ID
ILUSTRASI: RILIS.ID/Dendi Supratman.
Rilis ID
ILUSTRASI: RILIS.ID/Dendi Supratman.

RILISID, Jakarta — Pengamat Politik Madjid Politika, Yandi Hermawandi, mengatakan pemilihan presiden (Pilpres) 2019 dapat menjadi etalase kesesuaian Islam dengan demokrasi.

"Sebagai negara demokrasi terbesar ketiga di dunia dan berpenduduk muslim terbesar, Indonesia harus menunjukkan pada dunia bahwa Islam kompatibel (cocok) dengan demokrasi," katanya di Jakarta, Jumat (10/8/2018).

Ia mengemukakan, kekhasan spektrum umat Islam di Indonesia ketika berhadapan dengan demokrasi massa seperti muslim tradisionalis, muslim modernis, muslim perkotaan dan pedesaan, menjadi khasanah unik hubungan Islam dengan demokrasi di dunia.

Kesesuaian antara Islam dan demokrasi di Indonesia bukanlah pemberian, namun merupakan sebuah upaya bersama bangsa Indonesia.

"Ini tidak given, melainkan harus dijaga oleh seluruh rakyat bangsa Indonesia," katanya.

Sementara itu, Peneliti muda di Pusat Studi Politik dan Keamanan Universitas Padjadjaran (Unpad) Bandung Nanang Suryana mengatakan, suara dari kelompok Islam akan menjadi rebutan bagi semua pasangan calon di Pilpres 2019.

Dia memprediksi, kelompok Islam tak akan solid mendukung satu pasangan paslon tertentu di kontestasi tersebut.

"Perebutan suara kelompok Islam akan menjadi menarik di 2019," kata Nanang kepada rilis.id, Senin (9/7/2018).

Nanang menilai, masuknya sejumlah tokoh yang identik dengan kelompok Islam ke paslon tertentu juga mempengaruhi pecahnya suara dari kelompok tersebut.

Sebelumnya, dua pasangan calon presiden dan wakil presiden telah mendaftarkan diri ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) pada Jumat ini.

Menampilkan halaman 1 dari 2
Next

Follow WhatsApp Channel

rilis.id

Dapatkan update berita terbaru setiap hari langsung dari kami.

Editor: Unknown
Tag :

"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"

Share
Berita Lainnya