Pilkada 2020 Diusulkan Kampanye Virtual dan Terbatas
lampung@rilis.id
Bandarlampung
"Kekuarangan anggarannya dalam hal penambahan TPS dan alat pelindung diri (APD). KPU Kota Bandarlampung lagi menyusun kebutuhan APD dan pemetaan ulang TPS. Karena sebelumnya 1.325 TPS yang sudah dibuat kemarin dengan rata - rata masih diatas 500 pemilih. Sekarang maksimal satu TPS 500 pemilih. Namun kita lagi menunggu intruksi dan regulasi pilkada lanjutan dari KPU RI," kata Dedi kepada Rilis Lampung," jumat (5/6).
Saat ditanya terkait metode kampanye secara virtual dan kampanye terbatas dengan protokol kesehatan yang ketat, Dedi membenarkan hal tersebut juga dibahas di dalam teleconference tersebut. "Itu juga menunggu regulasi teknis dari KPU RI," ucapnya. (*)
Laporan: Benny Setiawan
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
