Pengamat: Ma'aruf Amin Bisa Tangkal Isu SARA

Sukma Alam

Sukma Alam

Surabaya

11 Agustus 2018 03:01 WIB
Elektoral | Rilis ID
Rilis ID

RILISID, Surabaya — Pengamat Politik dari Universitas Airlangga Surabaya, Airlangga Pribadi menilai, dipilihnya sosok KH Ma'ruf Amin sebagai calon wakil presiden (cawapres) Joko Widodo pada Pemilihan Presiden 2019, untuk meredam isu SARA.

Pemilihan Ma'ruf Amin dalam pertimbangan Jokowi adalah selain dari kalangan santri, tapi juga yang bisa menepis isu SARA karena merupakan kiai yang dihormati," kata Airlangga kepada wartawan di Surabaya, Jatim, Jumat (10/0/2018).

Pertimbangan Jokowi itu disebabkan oleh eskalasi politik SARA yang menguat seperti pada Pilkada DKI Jakarta. Jokowi melihat isu SARA akan diputar kembali pada Pilpres 2019.

Dosen Unair itu mengatakan jika dilihat dari suara aspirasi di kalangan bawah, pemilihan Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) tersebut cukup mengejutkan. Sebab suara publik cenderung ke Jokowi-Machfud MD.

Meski begitu, dia menganggap pemilihan Ma'ruf Amin merupakan kesalahan strategi dari Jokowi dalam memilih pasangan. 

"Blunder' karena setelah mengambil Ma'ruf Amin pasangan Prabowo dan Sandiaga Uno tidak menggunakan isu SARA sebagai strategi utama dalam kampanye, dan lebih cenderung pada penguatan agenda-agenda yang bisa mengatasi krisis, problem kedaulatan dan ekonomi," ujarnya.

 

 

Menampilkan halaman 1 dari 1

Follow WhatsApp Channel

rilis.id

Dapatkan update berita terbaru setiap hari langsung dari kami.

Editor: RILIS.ID
Tag :

"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"

Share
Berita Lainnya