Panwascam Metro Timur Terima Laporan Warga Tejoagung Belum di Coklit
Adi Herlambang Saputra
Metro
RILISID, Metro — Panwascam Metro Timur terima satu laporan dari warga yang mengaku belum dilakukan pencocokan dan penelitian (coklit). Laporan itu diterima pada Jumat (19/7/2024).
Hal itu diungkap Panwascam Metro Timur Disivi Hukum, Pencegahan, Partisipasi Masyarakat, dan Humas (HP2HM) Bawaslu Metro, Milky Yulian.
Milky mengatakan hingga saat ini pihaknya baru menerima satu laporan terkait coklit.
"Sejaun ini untuk tahapan coklit hanya satu itu. Warga Tejoagung. Dia ke Panwas kemarin didampingi Karang Taruna setempat," kata Milky, Sabtu (20/7/2024).
Melky menyampaikan kronologi pelapor yang namanya ada pada panwascam itu dimulai saat pelapor melihat hasil coklit di Kota Metro yang menyentuh angka 100 persen.
Kemudian, pelapor yang merasa belum dicoklit segera berkoordinasi dengan karang taruna setempat dan menyampaikan ke publik melalui media massa.
Selanjutnya, pemberitaan soal tak dicoklitnya warga itu menjadi atensi. Penyelenggara yakni KPU langsung mengunjungi rumah pelapor.
"Saat mengunjungi rumah pelapor, ada sejumlah orang tak mengenakan atribut menempel stiker coklit," papar Milky.
"Malam harinya Pantarlih mencoklit rumah yang bersangkutan tanpa didampingi PPS, tanpa memakai atribut," sambung dia.
Namun, saat pagi harinya, sejumlah petugas melakukan coklit ulang. Yang menjadi persoalan, malam hari itu hanya menempel stiker.
Politik
Bawaslu
KPU
Panwascam
PPK
Pilkada 2024
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
