PKB Jatim Pengin Jokowi Pilih Cak Imin Jadi Cawapres

Budi Prasetyo

Budi Prasetyo

Surabaya

10 Juli 2018 12:39 WIB
Elektoral | Rilis ID
Peresmian posko Jokowi-Cak Imin di Jakarta. FOTO: Istimewa.
Rilis ID
Peresmian posko Jokowi-Cak Imin di Jakarta. FOTO: Istimewa.

RILISID, Surabaya — Wakil Ketua DPW PKB Jawa Timur, Anik Maslachah, masih optimis bahwa Joko Widodo akan menggandeng Muhaimin Iskandar (Cak Imin) dalam Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019.

Anik mengatakan, sejauh ini komunikasi dengan PDIP dan Jokowi tentang paket Jokowi-Muhaimin (JOIN) juga masih berlanjut.

"Dan, tidak hanya partai tapi juga capres yang akan diusung, kami masih optimis paket 'JOIN' yang disepakati," katanya pada Selasa (9/7/2018).

Anik berharap, Jokowi juga mendengarkan aspirasi para kiai yang menginginkan Cak Imin menjadi cawapres. 

"Kami optimis, karena arus dukungan para kiai NU se Indonesia makin kuat. Keyakinan kami pak jokowi akan memilih cawapres yang didukung NU," tambahnya. 

Seperti diketahui, dalam pemberitaan sebelumnya yang beredar, nama Cak Imin tidak masuk dalam radar cawapres Jokowi di Pilpres 2019. Hal itu diungkap oleh elit PDIP beberapa waktu lalu.

PDI Perjuangan sudah mengerucutkan nama bakal calon wakil presiden (cawapres) yang akan mendampingi calon presiden Jokowi dan nama tersebut sudah dikantonginya, tinggal diumumkan saja.

"Soal nama bakal cawapres, PDI Perjuangan sudah mengerucutkannya dan sudah dikantongi Pak Jokowi. Pengumuman dilakukan pada momentum yang tepat dan dalam cuaca yang cerah. Jadi, tunggu saja dan sabar," kata Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto.

Sekjen Partai NasDem, Johnny G Plate, menambahkan pengumuman cawapres Jokowi bakal diumumkan dalam waktu dekat. Ia memang tak menyebut secara pasti, namun kemungkinannya pada akhir Juli ini.

"Sebentar lagi mudah-mudahan sebelum akhir bulan Juli sudah diumumkan," ujar Johnny.

Menampilkan halaman 1 dari 2
Next

Follow WhatsApp Channel

rilis.id

Dapatkan update berita terbaru setiap hari langsung dari kami.

Editor: Unknown
Tag :

"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"

Share
Berita Lainnya