PAN Akan Jatuhi Sanksi Kader di Sumsel Membelot Dukung Jokowi
Nailin In Saroh
Jakarta
RILISID, Jakarta — DPP Partai Amanat Nasional (PAN) menginstruksikan DPW PAN Sumatera Selatan untuk mengambil tindakan tegas terhadap sejumlah kader yang melanggar instruksi dan keputusan Partai.
Hal ini lantaran sejumlah kader membuat deklarasi sepihak mendukung paslon capres cawapres nomor urut 02, Joko Widodo-Ma'ruf Amin.
"Kami instruksikan kepada DPW PAN Sumsel untuk segera menyampaikan informasi dan fakta di lapangan kepada DPP dan mengambil tindakan yang diperlukan untuk memberikan sanksi terhadap kader yang membelot," ujar Sekjen DPP PAN Eddy Soeparno di Jakarta, Kamis (13/12/2018).
Dari informasi sementara yang diterima, kata Eddy, mereka adalah para kader yang tidak berada dalam struktur. Dia mengatakan, langkah mereka jelas melanggar keputusan partai yang dalam Rakernas Agustus lalu bulat mendukung Paslon Prabowo-Sandi.
"Kami tidak mentolerir adanya tindakan di luar ketentuan partai. DPW kami minta bertindak tegas dan mengambil langkah-langkah yang diperlukan sesuai garis ketentuan partai." tegasnya.
Eddy menyatakan, semua struktur pengurus dan kader harus loyal menjalankan amanat Rakernas memenangkan Pileg dan Pilpres 2019. Dia menepis adanya anggapan terjadi perpecahan dalam kepengurusan partai
"Enggak lah. Mereka non pengurus dan kader non produktif. Kami justru menduga mereka memanfaatkan momen ini untuk mencari manfaat pribadi dengan melakukan deklarasi kepada paslon 01. Semuanya solid dan terkendali," tandasnya.
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
