OSO: Debat soal Infrastruktur Jokowi Orangnya

Sukma Alam

Sukma Alam

Jakarta

13 Februari 2019 15:07 WIB
Elektoral | Rilis ID
Rilis ID

RILISID, Jakarta — Ketua Umum DPP Partai Hanura Oesman Sapta Odang mengatakan pimpinan partai politik Koalisi Indonesia Kerja (KIK) belum merencanakan bertemu calon presiden nomor urut 01, Joko Widodo menjelang debat kedua yang akan dilaksanakan Minggu (17/2).

"Saya tidak tahu dan belum tahu terkait pertemuan antarpimpinan partai koalisi dengan Jokowi," kata Oesman, di Kompleks Parlemen, Jakarta, Rabu (13/2/2019).

Dia mengatakan untuk debat kedua, format debatnya belum diketahui seperti apa, apakah sama seperti debat pertama atau ada perubahan mendasar dalam formatnya.

Menurut dia, seharusnya format debatnya konsisten seperti yang digunakan pada debat pertama, sehingga masyarakat tidak bertanya-tanya seperti saat ini.

"Apakah yang kedua ini akan berubah lagi, ya seharusnya dalam perdebatan yang diatur itu harus konsisten, sehingga orang tidak bertanya-tanya seperti ini ya," ujarnya pula.

Namun, dia meyakini Jokowi sudah siap menghadapi debat kedua yang mengusung tema energi, pangan, sumber daya alam, lingkungan hidup, dan infrastruktur itu.

Terutama, menurut dia lagi, terkait tema infrastruktur, Jokowi sangat paham di bidang tersebut karena menjadi salah satu fokus pembangunan lima tahun ini.

"Soal infrastruktur itu kita jangan tanya lagi, cacing pun bisa menjawab kalau infrastruktur itu memang Jokowi orangnya," kata Oesman dilansir Antara.

Dia mengatakan KIK akan memberikan masukan kepada Jokowi langkah kebijakan ke depan yang menguatkan komitmen kepada masyarakat untuk meningkatkan sosial ekonomi budaya.

Debat kedua Pilpres 2019 hanya diikuti capres dengan mengangkat tema energi, pangan, sumber daya alam, lingkungan hidup, dan infrastruktur.

Menampilkan halaman 1 dari 2
Next

Follow WhatsApp Channel

rilis.id

Dapatkan update berita terbaru setiap hari langsung dari kami.

Editor: RILIS.ID
Tag :

"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"

Share
Berita Lainnya