Mengaku Diintimidasi, Khoir: Risiko Pejabat Publik
Anonymous
Bandarlampung
”Risiko pejabat publik,” kata dia.
"Sebelum muncul perolehan suara aku masih dituduh ’orangnya’ petahana. Jadi ya diterima aja dengan senyum meski kadang baper juga," kata dia dengan emoticon tersenyum melalui pesan WhatsApp kepada rilislampung.id. (*)
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
