Menakar Kekuatan Kandidat Wali Kota Bandarlampung
Sulaiman
Bandarlampung
"Ketokohan itu faktor dan variabel yang paling penting, bukan partai. Nama-nama yang ada selain Eva itu bergantung dengan partai," ungkapnya.
Hal ini diamini oleh akademisi Ilmu Pemerintahan FISIP Unila, Himawan Indrajat.
Menurutnya selain Eva Dwiana, beberapa nama memang saat ini sudah mulai memanaskan mesin politiknya agar lebih siap ketika tahapan Pemilu dimulai di tahun 2024
Tetapi yang paling diuntungkan tentu dari beberapa calon kandidat adalah posisi Eva Dwiana.
Hal ini juga terlihat dari gerakan politiknya ketika menjadi anggota dewan.
Menurutnya, itu adalah modal sosial yang besar. Ditambah kini ia pejabat publik yang menguasai seluk beluk Kota Bandarlampung.
"Meski yang perlu dikritisi, ya hasil dari kepemimpinannya apakah sudah sesuai dengan harapan rakyat," ungkapnya.
Kalau dianalisis dengan teori "power cube" Eva punya kekuatan yang terlihat dan tak terlihat.
"Terlihat adalah jabatan petahananya. Sementara tak terlihat modal sosial yang sudah dia miliki semenjak mau menjadi anggota dewan," tandasnya. (*)
Calon Wali Kota
Bandarlampung
Pilkada 2024
Eva Dwiana
Wiyadi
Yuhadi
Rahmat Mirzani Djausal
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
