Logistik Pemilu Masih Banyak Kekurangan

Default Avatar

Anonymous

Bandarlampung

7 Februari 2019 13:45 WIB
Elektoral | Rilis ID
Rrakor) pengelolaan logistik pemilu 2019 di Hotel Emersia Bandarlampung. FOTO: RILISLAMPUNG.ID/Taufik Rohman
Rilis ID
Rrakor) pengelolaan logistik pemilu 2019 di Hotel Emersia Bandarlampung. FOTO: RILISLAMPUNG.ID/Taufik Rohman

RILISID, Bandarlampung — Masih banyak kekurangan logistik pemilu 2019 berupa sampul, segel, tinta, serta logistik lainnya. Hal itu terungkap dalam rapat koordinasi (rakor) pengelolaan logistik pemilu 2019 yang digelar di Hotel Emersia Bandarlampung, Kamis (7/2/2019).

Menurut anggota KPU Lampung Erwan Bustami, untuk kekurangan sampul dan logistik lainnya, hal itu karena saat pengadaan belum sesuai dengan jumlah TPS saat penyempurnaan rapat pleno DPTHP-2. Karena ada penambahan 57 TPS, Dari TPS DPT sampai dengan DPTHP-2, sehingga kebutuhan logistiknya belum diadakan.

"Maka kekurangan nya akan diadakan pada tahun ini," kata Erwan usai rakor.

Untuk Logistik ini sebenarnya tidak ada masalah, karena ini juga masih jauh tahapannya masih 69 hari lagi.

"Jadi seperti sampul ini, maupun surat suara saat sortir ada yang gambar nya tidak jelas, atau tinta meleber, artinya ini kan tidak layak pakai, maka nanti kita mintakan pengganti nya ke perusahaan pengadaan," katanya.

Dilanjutkannya, Saat ini teman-teman kabupaten kota masih tahapan rakit kotak suara. Menurutnya kelengkapan distribusi logistik itu 15 hari jelang hari H.

"Melibatkan penyelenggara adhoc PPK PPS untuk pendistribusian nya, makanya tanggal 16 April itu sudah selesai," katanya.

Sementara itu, Anggota Bawaslu Lampung Iskardo P Panggar menegaskan, pihaknya Fokus pengawasan terhadap pengawasan Pengadaan, dan Pendistribusian Perlengkapan Penyelenggaraan Pemilu meliputi pengawasan atas perencanaan perlengkapan Penyelenggaraan Pemilu berupa tersusunnya jadwal pencetakan terhadap perlengkapan pemungutan suara.

Menurutnya, Pengawasan lain yang dilakukan yakni saat proses lelang pengadaan surat suara. Lalu, pengawasan pada tahap validasi, jenis atau spesifikasi surat suara. "Termasuk pengawasan pengamanan surat suara lebih dan rusak serta penyimpanan dan pengepakannya," ungkapnya.

Sedangkan pengawasan pendistribusian, kata dia, dilakukan keamanan pengiriman dan ketepatan waktu logistik pemilu itu sampai di tempat tujuan. "Setelah sampai pengawasan masih terus dilakukan dengan mengecek Kesesuaian nya," katanya.(*)

Menampilkan halaman 1 dari 2
Next

Follow WhatsApp Channel

rilis.id

Dapatkan update berita terbaru setiap hari langsung dari kami.

Editor: Adi Pranoto
Tag :

"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"

Share
Berita Lainnya