Lihat 'Manuver' Jokowi, Gerindra Tak Mau Ikut-ikutan

Nailin In Saroh

Nailin In Saroh

Jakarta

6 Agustus 2018 19:20 WIB
Elektoral | Rilis ID
Ketum Gerindra, Prabowo Subianto. FOTO: RILIS.ID/Indra Kusuma.
Rilis ID
Ketum Gerindra, Prabowo Subianto. FOTO: RILIS.ID/Indra Kusuma.

RILISID, Jakarta — Politisi Partai Gerindra, Abdul Wachid, mengaku tidak terpancing untuk melakukan "manuver" seperti Jokowi dengan mengumpulkan relawan dan memberikan imbauan berantem.

Menurutnya, Gerindra masih tenang-tenang saja pada tahapan pendaftaran capres-cawapres ini.

"Biarkan mereka panas. Gerindra, bila perlu bikin suasana sejuk, demi keutuhan bangsa ini justru lebih baik," ujar Wachid kepada wartawan di Jakarta, Senin (6/8/2018).

Menurutnya, ketimbang menabuh genderang perang atau show of force semacam itu, pihaknya justru akan melakukan langkah-langkah yang merangkul.

Sebab, masyarakat tengah kesusahan karena harga sembako dan BBM (bahan bakar minyak) yang naik. 

"Hidup semakin susah, cari kerja susah karena ada serbuan tenaga asing, biaya sekolah mahal, justru Gerindra ingin mencarikan solusi kesulitan rakyat," tambahnya.

Pihaknya lebih baik fokus dan mengedepankan keutuhan serta kerukunan rakyat demi masa depan bangsa yang lebih besar nantinya.

"Gerindra tahu kalau sampai terjadi keributan, yang senang adalah bangsa lain," pungkasnya.

Senada dikatakan Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, Arief Puyono. Ia menilai, pernyataan Jokowi agar para relawan siap berantem tak melulu bermakna negatif. Bisa saja, ini menjadi imbauan supaya mereka lebih bersemangat di "pertarungan" pilpres.

"Tidak perlu di politisir lebih jauh," kata Arief

Menampilkan halaman 1 dari 2
Next

Follow WhatsApp Channel

rilis.id

Dapatkan update berita terbaru setiap hari langsung dari kami.

Editor: Unknown
Tag :

"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"

Share
Berita Lainnya