LIPI Prediksi Hanya 6 Parpol yang Lolos ke Parlemen

Nailin In Saroh

Nailin In Saroh

Jakarta

19 Juli 2018 21:25 WIB
Elektoral | Rilis ID
ILUSTRASI: RILIS.ID/Hafidz Faza.
Rilis ID
ILUSTRASI: RILIS.ID/Hafidz Faza.

RILISID, Jakarta — Survei yang dilakukan Pusat Penelitian Politik LIPI memprediksi hanya enam partai yang bakal lolos ke parlemen. Di mana partai tersebut mendapatkan elektabilitas di atas empat persen ambang batas parlemen (parliamentary threshold).

Peneliti LIPI Wawan Ichwanudin menyebutkan, PDI Perjuangan merupakan partai dengan elektabilitas tertinggi sebesar 24,1 persen.

Sementara, Partai Golkar menempati posisi kedua dengan elektabilitas 10,2 persen. Urutan ketiga dimiliki Partai Gerindra sebesar 9,1 persen.

"Dengan memasukkan hitungan margin of error, ada dua partai yang berpeluang mempunyai dukungan suara di atas 10 persen saat survei dilakukan, yaitu Partai Golkar dan Partai Gerindra," ujar Wawan di kawasan Senayan, Jakarta Selatan, Kamis (19/7/2018).

Tiga partai berikutnya yang berpeluang masuk parlemen adalah PKB, PPP, dan Partai Demokrat. PKB memperoleh elektabilitas 6,0 persen, PPP 4,9 persen, dan Partai Demokrat 4,4 persen.

Sedangkan, ada tiga partai yang terancam keluar dari DPR, yaitu PKS, PAN, NasDem, dan Hanura. Elektabilitas PKS masih terpaut tipis dengan ambang batas di 3,7 persen. PAN cukup jauh di 2,3 persen, NasDem 2,1 persen, dan Hanura 1,2 persen.

Sementara, partai baru tidak ada yang berpeluang untuk masuk DPR. Partai Perindo tertinggi dengan elektabilitas 2,6 persen, PBB 0,7 persen, Partai Garuda 0,2 persen, PSI 0,2 persen, Partai Berkarya 0,2 persen.

Kendati demikian, masih ada 26,1 persen yang belum memutuskan atau tidak jawab, dan 2 persen tidak memilih atau golput. 

Survei dilaksanakan pada 19 April sampai 5 Mei 2018 dengan wawancara tatap muka. Survei memiliki responden 2100 orang yang diambil dengan metode multistage random sampling.

Margin of error survei sebesar kurang lebih 2,14 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.

Menampilkan halaman 1 dari 2
Next

Follow WhatsApp Channel

rilis.id

Dapatkan update berita terbaru setiap hari langsung dari kami.

Editor: Unknown
Tag :

"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"

Share
Berita Lainnya