Kotak Kosong Menang di Makassar, Ini Kata Danny Pomanto
Anonymous
Makassar
RILISID, Makassar — Pasangan calon tunggal Pilkada Makassar, Munafri Arifuddin-Andi Rahmatika Dewi (Appi-Cicu), tumbang dari kotak kosong, berdasarkan perhitungan cepat (quick count) beberapa lembaga survei, antara lain Celebes Risiert Centre (CRC), Jaringan Suara Indonesia (JSI) dan Lingkaran Survei Indonesia (LSI).
Wali Kota Makassar Danny Pomanto, yang mengaku melakukan perhitungan suara secara real count, membenarkan hal tersebut.
“Baik real count yang saya lakukan dan quick count yang dilakukan beberapa lembaga survei sama menyebutkan bahwa kotak kosong unggul dengan angka 53 persen dan 46 persen untuk calon tunggal,” kata Danny.
Menurut Danny, keunggulan kotak kosong di Kota Makassar merupakan sejarah baru di Indonesia.
“Kota Makassar cetak sejarah baru di Indonesia, calon tunggal kalah dari kotak kosong. Untuk skala Kabupaten, pernah ada kotak kosong kalahkan calon tunggal di Maluku. Tapi untuk skala kota besar, baru kali ini terjadi,” bebernya.
Dengan keunggulan kotak kosong tersebut, jelas Danny, Makassar akan kembali menggelar Pemilihan Walikota dan Wakil Walikota pada Pilkada selanjutnya di tahun 2020.
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
