Korlap: Kami Aksi Damai, Polisi gak Usah ’Parno’

Default Avatar

Anonymous

Bandarlampung

9 Juli 2018 12:01 WIB
Elektoral | Rilis ID
Kapolresta Bandarlampung Kombes Murbani Budi Pitono Dandim 0410 Kota Bandarlampung, Letkol. Arm. Didik Harmono, dihadapan massa aksi, Senin (9/7/2018). FOTO: RILISLAMPUNG.ID/Taufik Rohman
Rilis ID
Kapolresta Bandarlampung Kombes Murbani Budi Pitono Dandim 0410 Kota Bandarlampung, Letkol. Arm. Didik Harmono, dihadapan massa aksi, Senin (9/7/2018). FOTO: RILISLAMPUNG.ID/Taufik Rohman

RILISID, Bandarlampung — Kapolresta Bandarlampung Kombes Murbani Budi Pitono meminta massa aksi gabungan Aliansi Rakyat Lampung dan Koalisi Rakyat Lampung Untuk Pemilu Bersih (KRLUPB), melakukan aksi dan menyampaikan pendapat dengan tertib. 

"Kita harapkan kepada  aksi berjalan tertib,  kami dari aparat akan mengawal tuntutannya, terimakasih," kata Kapolresta yang juga didampingi Dandim 0410 Kota Bandarlampung, Letkol. Arm. Didik Harmono, dihadapan massa aksi, Senin (9/7/2018). 

Sementara itu,  Rakhmat Husein DC,  yang memimpin aksi meneriakan agar Pilgub Lampung diulang. 

"Kita harus sampaikan kepada Bawaslu Lampung,  bahwa di kantor ini Arinal-Nunik akan didiskualifikasi, kita harus sampaikan,  kalau gak kedengaran berarti kupingnya lagi sakit," kata Husein. 

Orator aksi lainnya,  Bambang Suryadi dari Fraksi PDIP DPRD Lampung, menyebutkan PT SGC  sudah ikut campur dalam membekingi Paslon 3 Arinal-Nunik di Pilgub Lampung. 

"Gakkumdu harus profesional dan tegas mendiskualifikasi paslon Arinal-Nunik,  karena money politics dan dibiayai oleh SGC," kata dia. 

Korlap aksi,  Rismayati Borthon mengomandoi agar massa aksi berjalan damai dan tertib. 

"Kami aksi damai, polisi gak usah parno, tidak ada keos,"  kata Rismayati. (*)

Menampilkan halaman 1 dari 1

Follow WhatsApp Channel

rilis.id

Dapatkan update berita terbaru setiap hari langsung dari kami.

Editor: Unknown
Tag :

"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"

Share
Berita Lainnya