Kampanye Virtual Hambat Komunikasi Calon ke Masyarakat

lampung@rilis.id

lampung@rilis.id

Bandarlampung

6 Juni 2020 20:01 WIB
Elektoral | Rilis ID
ILUSTRASI: RILIS.ID/ Dendi Supratman
Rilis ID
ILUSTRASI: RILIS.ID/ Dendi Supratman

RILISID, Bandarlampung — Wacana kampanye bakal calon kepala daerah (balonkada) menggunakan metode virtual dan kampanye terbatas dengan protokol kesehatan, mendapat tanggapan beragam.

Menurut pengamat politik, Bendi Juantara., salah satu aspek penting meningkatnya popularitas dan elektabilitas calon kepala daerah adalah dengan memanfaatkan kampanye. Baik melalui media maupun secara langsung ke masyarakat. 

"Kampanye langsung juga akan memudahkan calonkada untuk mobilisasi massa serta mengenalkan programnya," katanya kepada Rilis Lampung, Sabtu (6/6/2020).

Namun demikian, lanjutnya, di tengah pandemi covid-19 saat ini, media marketing politik seperti kampanye kepala daerah secara virtual jadi aspek pilihan utama. Mengingat anjuran pemerintah untuk social distancing dan physical distancing

"Hal ini akan mengurangi dampak penyebaran dan ketertularan dari virus tersebut. Strategi ini juga dianggap penting, mengingat korban dari covid-19 yang terus bertambah dan belum terlihat akhir dari pandemi tersebut," ungkapnya.

Meskipun demikian, kata dia, masa new normal saat ini belum tentu semua masyarakat memahami mekanisme kampanye secara virtual.

Akibatnya, kampanye virtual justru menjadi hambatan dalam membangun komunikasi politik ke masyarakat. Apalagi ditambah dengan kampanye secara terbatas. 

Ia khawatir jika tidak tersampaikan dengan baik, program dan track record dari sang calonkada akan memicu pragmatisme pemilih dan meningkatkan politik transaksional.

"Mudah mudahan ada strategi yang bijak untuk menengahi pergantian kekuasan ini. Adil bagi masyarakat yang ingin disalurkan kepentingannya. Adil juga bagi berjalannya pemilu yang independen dan kredibel," ungkapnya. (*)

Laporan: Benny Setiawan

Menampilkan halaman 1 dari 2
Next

Follow WhatsApp Channel

rilis.id

Dapatkan update berita terbaru setiap hari langsung dari kami.

Editor: gueade
Tag :

"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"

Share
Berita Lainnya