KPD Minta Pembubaran Pansus Money Poitics
lampung@rilis.id
Bandarlampung
RILISID, Bandarlampung — Koalisi Peduli Daerah (KPD) Lampung menggelar aksi di depan DPRD Lampung, Senin (9/7/2018). Mereka meminta pembubaran Pansus Dugaan Tindak Pidana Pemilu Kepala Daerah Provinsi Lampung atau Pansus Money Politics.
Alasannya, pansus yang dibentuk itu terkesan dipaksakan. “Kami sebagai elemen tetap akan mengawasi dan mengawal pansus ini agar tidak merusak tatanan demokrasi yang telah diputuskan oleh KPU-Bawaslu Lampung,” terang koordinator lapangan (Korlap) KPD Lampung, Apriansyah.
Lanjut Apriansyan, KPD berpesan semua rakyat Lampung harus menerima kemenangan paslon nomor 3 (Arinal-Nunik) yang memperoleh suara tertinggi pada pilgub, sesuai pleno rekapitulasi perolehan suara, Minggu (8/7/2019).
Apriansyah mengatakan, pansus ini akan menjadi sangat "liar" dan dapat menghambat proses demokrasi. Sebab, rekomendasi yang akan diputuskan oleh pansus dapat saja bertentangan dengan apa yang diputuskan oleh KPU dan Bawaslu Lampung.
Hingga berita ini turun, belum ada perwakilan DPRD yang menemui para pendemo. (*)
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
