Ini Alasan NasDem Tinggalkan PKS di Pilkada Metro
Anonymous
Bandarlampung
RILISID, Bandarlampung — Rencana koalisi Partai NasDem dan PKS di Pilkada Metro tahun ini tinggal kenangan.
Pasalnya, partai besutan Surya Paloh itu resmi mengusung Ketua DPC PDIP Metro Anna Morinda yang berpasangan dengan Fritz Akhmad Nuzir, putra mantan wali kota Metro Lukman Hakim.
Rekom NasDem untuk Anna Morinda dan Fritz Akhmad Nuzir (Anna-Fritz) diserahkan oleh Sekretaris DPW NasDem Lampung Fauzan Sibron di kantor DPW, Jalan Ahmad Yani, Bandarlampung, Minggu (14/6/2020) lalu.
Baca: Inilah 'Jagoan' NasDem Lampung di Pilkada Serentak 2020
Dengan diusungnya Anna-Fritz, maka duet Ketua DPD NasDem Metro Saleh Chandra dan Ketua DPW PKS Lampung Ahmad Mufti Salim urung terealisasi di Pilkada 9 Desember nanti.
Padahal, keduanya sudah bersepakat untuk berpasangan dengan mengusung taqline ‘Mufti-Saleh untuk Metro Bahagia’.
Plt. Ketua DPW NasDem Lampung Taufik Basari alias Tobas pun angkat bicara terkait batalnya pencalonan Mufti-Saleh.
Menurutnya, keputusan DPP didasarkan pada lima hasil survei dari empat lembaga survei berbeda yang kredibel.
“Di NasDem, dalam hal memutuskan rekomendasi, prinsipnya adalah tanpa mahar, berbasis survei, memfasilitasi harapan masyarakat yang tergambar pada hasil survei, dan mendorong orang-orang terbaik yang dapat memberikan manfaat untuk rakyat,” jelasnya, Kamis (18/6/2020).
Menurut Tobas, semua kandidat yang maju pilkada memiliki peluang sama. Namun, hasil survei adalah salah satu penentu.
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
