Ingat! Wartawan Harus Mundur Jika Jadi Caleg atau Tim Sukses

Muhaimin Abdullah

Muhaimin Abdullah

Bandarlampung

25 Februari 2023 20:13 WIB
Politika | Rilis ID
Ketua Umum AJI, Sasmito Madrim, saat diwawancarai, Sabtu (25/2/2023). Foto: Muhaimin
Rilis ID
Ketua Umum AJI, Sasmito Madrim, saat diwawancarai, Sabtu (25/2/2023). Foto: Muhaimin

RILISID, Bandarlampung — Ketua Umum Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Indonesia, Sasmito Madrim, mengingatkan wartawan dan media tidak terlibat dalam kepentingan politik.

Hal ini ia sampaikan usai Diskusi Publik dan Pembukaan Posko Pengaduan Pekerja Media di Teman Kopi, Bandarlampung, Sabtu (25/2/2023).

"Pantauan kita, jurnalisnya sudah independen. Tapi, medianya terlibat kepentingan politik," jelasnya.

"Sehingga, memaksa dalam tanda kutip, jurnalisnya membuat berita ke kepentingan kelompok politik mereka," tambahnya.

Dia juga mengingatkan kode etik wartawan. Jika mereka menjadi calon legislatif atau tim sukses harus mundur dari dunia jurnalistik. 

"Termasuk pimpinan perusahaan, apalagi pimred (pemimpin redaksi)," tandasnya.

Mundur ini menurut dia, perlu dilakukan. Sebab, karya jurnalistik wartawan yang berpolitik akan terkontaminasi kepentingan politik. 

Untuk itulah, AJI saat ini sedang merumuskan pedoman untuk meliput pemilu. 

"Mungkin sudah sekitar 80 persen selesai dan akan menjadi pedoman jurnalis di tanah air," bebernya.

Dalam pedoman tersebut, salah satunya berisi tentang liputan dari lembaga survei. Seperti, dari mana pendanaan lembaga survei tersebut. (*) 

Menampilkan halaman 1 dari 1

Follow WhatsApp Channel

rilis.id

Dapatkan update berita terbaru setiap hari langsung dari kami.

Editor: gueade
Tag :

Jurnalis dan Politik

AJI

Jurnalis Lampung

"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"

Share
Berita Lainnya