Gubernur Bali Calonkan Diri Jadi Senator
Anonymous
Denpasar
RILISID, Denpasar — Gubernur Bali Made Mangku Pastika mengatakan akan datang ke KPU Provinsi Bali untuk mendaftar sebagai bakal calon anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) dalam Pemilu 2019 pada Selasa (10/7).
"Rencananya pukul 16.00 WITA biar sepi saja, kalau tanggal 11 ramai, terlalu banyak, hari ini juga banyak," kata Pastika, usai menghadiri Sidang Paripurna DPRD Provinsi Bali, di Denpasar, Senin (9/7/2018).
Terkait dengan pihak-pihak yang akan turut mengantarnya mendaftar, menurut Pastika, sudah disiapkan oleh tim penghubung sekaligus tim pemenangan yang diketuai advokat Ketut Ngastawa.
Pastika pun mengaku tidak akan menggunakan pakaian khusus, seperti pakaian adat dan sebagainya untuk pendaftarannya sebagai calon senator tersebut. Yang jelas, lanjut dia, akan mengusung konsep mengawal Bali Mandara.
Ketua KPU Provinsi Bali I Dewa Kade Wiarsa Raka Sandi mengatakan pihaknya sudah mendapat konfirmasi mengenai rencana pendaftaran Pastika ke KPU Bali. "Iya sudah, direncanakan besok," ujarnya lagi.
Waktu pendaftaran bakal calon anggota DPD peserta Pemilu 2019 yang dibuka hari Senin ini sudah ada lima orang yang mendaftar, yakni mantan Bupati Badung Anak Agung Gde Agung, anggota DPD periode 2014-2019 Dr Arya Wedakarna, Gede Ngurah Ambara Putra, mantan anggota DPD I Nengah Wiratha, dan Ketut Putra Ismaya.
Sedangkan pada Selasa (10/7), selain direncanakan pendaftaran Made Mangku Pastika, juga ada dua orang lainnya yang mengkonfirmasi akan mendaftar yakni Ni Made Ayu Sriwathi dan Ketut Suwardiana.
"Sesuai dengan tahapan, untuk pendaftaran anggota DPD itu dari 9-11 Juli mendatang. Sedangkan pendaftaran caleg oleh partai politik dari 4-17 Juli 2018," ujar Raka Sandi.
Sebelumnya, sebanyak 23 tokoh dari Pulau Dewata telah menyerahkan syarat dukungan dan akan memperebutkan empat kursi Dewan Perwakilan Daerah RI dari Daerah Pemilihan Bali pada Pemilu Legislatif 2019.
Sejumlah tokoh tersebut, di antaranya Gubernur Bali Made Mangku Pastika, mantan Bupati Badung AA Gede Agung, mantan anggota DPD RI periode 2009-2014 Nengah Wiratha, politikus Dewa Ayu Putu Sri Wigunawati, dan Dewa Suamba Negara.
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
