Elite Jokowi Bukan Pengkhianat, Misbakhun: Justru...

Default Avatar

Anonymous

Jakarta

12 Oktober 2018 13:15 WIB
Elektoral | Rilis ID
Anggota Komisi XI DPR RI Mukhamad Misbakhun. FOTO: RILIS.ID/Indra Kusuma
Rilis ID
Anggota Komisi XI DPR RI Mukhamad Misbakhun. FOTO: RILIS.ID/Indra Kusuma

RILISID, Jakarta — Politisi Partai Golkar M. Misbakhun menegaskan tidak ada elite pimpinan nasional selama Presiden Jokowi berkuasa sejak 2014 yang menjadi pengkhianat. Bila ditelusuri sejarah dan latar belakang kehidupan politik dan pribadi Jokowi jauh dari intrik politik dan permainan dunia usaha yang rumit. 

"Kerja politik Pak Jokowi melalui program pembangunan di semua sektor dan bidang selalu untuk meningkatkan kesejahteraan seluruh rakyat Indonesia di seluruh pelosok Tanah Air. Anak-anak beliau tidak bersentuhan dengan bisnis pemerintah. Mereka berwirausaha yag mendiri di sektor kuliner," kata Misbakhun dalam pernyataan pers yang diterima rilis.id di Jakarta, Jumat (12/10/2018).

Peryataan Misbakhun ini sebagai respons atas peryataan calon Presiden Prabowo yang menuding ada elite di pemerintahan Jokowi yang menjadi pengkhianat negara.

“Saya melihat ada satu pengkhianatan terjadi. Pengkhianatan ini dilakukan oleh elite bangsa kita sendiri terhadap rakyatnya,” kata Prabowo saat di acara Rakernnas LDII di Jakarta Timur, Kamis (11/10/2018) seperti dikutip dari okezone.com.

Menurut calon presiden nomor urut 02 ini, elite bangsa itu sudah tidak memikirkan kepentingan besar kepada bangsa dan lebih mementingkan kepentingan pribadi. Bahkan, sudah berjalan selama puluhan tahun.

Menurut Misbakhun, sejarah politik Jokowi tidak panjang. Berawal sebagai Walikota Solo di awal tahun 2000-an lalu berlanjut sebagai gubernur DKI pada tahun 2012 dan menjadi Presiden Republik Indonesia pada 2014. 

"Demikian pula sejarah beliau sebagai pebisnis mebel. Perjalanan karier beliau tidak punya masalah sejarah masa lalu terhadap dinamika dan pergolakan politik elite di Jakarta. Sejarah politik Pak Jokowi bersih dari masa lalu yag ternoda," ujarya.

Lantaran itu, anggota Komisi XI DPR ini, mengaku heran dan mengagetkan kalau ada capres (Pak Prabowo) yang mengatakan bahwa ada elite pemimpin nasional yang menjadi pengkhianat untuk kepentingan kelompok dan keluarganya. 

"Maka menjadi pertanyaan bagi Pak Prabowo, peringatan tersebut kepada siapa dan dalam kepentingan apa.

Mengingat sejarah perjalan kehidupan Pak Prabowo sendiri dalam meniti karier militer dan politiknya. Di militer Pak Prabowo pernah dipecat dari posisinya di TNI oleh Dewan Kehormayan Militer karena dianggap melakukan 'pengkhianatan' atas sumpah parjurit dan Sapta Marga karena dianggap terlibat dalam kasus pelanggaran HAM saat kasus penculikan aktivis pada masa akhir periode Orde Baru," papar Misakhun.

Menampilkan halaman 1 dari 2
Next

Follow WhatsApp Channel

rilis.id

Dapatkan update berita terbaru setiap hari langsung dari kami.

Editor: RILIS.ID
Tag :

"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"

Share
Berita Lainnya