Di Hadapan Jokowi, JK Minta Pemilih Golkar Tak Mendua

Zulhamdi Yahmin

Zulhamdi Yahmin

Makassar

22 Desember 2018 19:27 WIB
Elektoral | Rilis ID
Wapres Jusuf Kalla. FOTO: Humas Setkab
Rilis ID
Wapres Jusuf Kalla. FOTO: Humas Setkab

RILISID, Makassar — Mantan Ketua Umum Partai Golkar, Jusuf Kalla (JK), meminta kepada seluruh pemilih partai berlambang pohon beringin tersebut untuk tidak mendua di Pemilu 2019. 

Menurut Wakil Presiden RI itu, pemilih Golkar harus satu paket dengan memilih pasangan capres-cawapres Joko Widodo-Ma ruf Amin. 

"Ini harus bersamaan pilihannya, setiap pemilih Golkar harus memilih juga pilihannya yang telah disepakati secara bersama. Jangan mendua," katanya di Makassar, Sabtu (22/12/2018). 

JK yang didampingi istrinya, Mufidah Kalla itu menggelar makan siang bersama Presiden Jokowi didampingi Ibu Negara Iriana Jokowi di kediaman pribadinya, Makassar.

Dia mengungkapkan, pesan untuk tidak mendua di Pemilu 2019 itu juga sudah disampaikan kepada seluruh kader dan calon anggota legislatif Golkar pada Rapat Akhir Tahun Forum Silaturahmi Partai Golkar di Hotel Dharmawangsa Jakarta, Kamis (20/12).

Sementara itu, upaya untuk mengampanyekan Jokowi di Sulawesi Selatan dilakukan JK dengan menggelar pertemuan silaturahmi dengan tokoh agama dan tokoh masyarakat seluruh wilayah tersebut, bersama dengan Jokowi di The Rinra Makassar, Sabtu sore.

JK menilai, Jokowi merupakan salah satu capres terbaik di antara dua capres yang bertarung dalam Pilpres 2019. Menurutnya, kemampuan Jokowi dalam memimpin pemerintahan selama empat tahun terakhir cukup menunjukkan perkembangan yang baik untuk melanjutkan periode berikutnya.

"Karena (Jokowi) yang terbaik dari yang ada. Pilihannya mesti yang terbaik kan? Kedua, sudah menguasai masalah, tidak butuh waktu belajar lagi, itu kan sudah cukup," paparnya. 

Menampilkan halaman 1 dari 1

Follow WhatsApp Channel

rilis.id

Dapatkan update berita terbaru setiap hari langsung dari kami.

Editor: RILIS.ID
Tag :

"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"

Share
Berita Lainnya