Dendi Fokus Reformasi Pelayanan, Nasir Transparansi Dana Desa
Darmansyah Kiki
Pesawaran
RILISID, Pesawaran — Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Pesawaran menggelar debat kandidat Pasangan Calon Kepala Daerah (Paslonkada).
Pelayanan publik dan program mencerdaskan masyarakat menjadi tema acara di Graha Adora, Gedongtatan, Rabu (25/11/2020) malam.
Calon Bupati Pesawaran Nomor Urut 02, Dendi Ramadhona, menyebut pihaknya akan mereformasi pelayanan publik dengan mengacu program digitalisasi dan peningkatan sumber daya manusia (SDM).
"Peningkatan pelayanan publik menjadi dasar terbentuknya tata kelola pemerintahan yang baik dan terintegrasi dengan sistem digital. Untuk itu SDM-nya harus siap,” terang Dendi.
Selain menciptakan tata kelola pelayanan publik yang baik dan transparan, dia juga mencanangkan program pendidikan berbasis pemberdayaan masyarakat.
"Pendidikan adalah bagian dari syarat membentuk pemerintahan yang baik dengan menyiapkan SDM berdaya saing dan unggul," sebutnya.
Karenanya, program beasiswa bagi masyarakat terus ditingkatkan guna memberikan kesempatan yang luas untuk mengakses pendidikan bagi seluruh lapisan masyarakat.
"Indeks pendidikan di Pesawaran terus meningkat dari tahun ke tahun. Sejak 2016 hingga 2020, rata-rata peserta didik sudah mampu mengenyam bangku SMA," tambahnya.
Di tempat sama, calon bupati nomor urut 01, M Nasir menjabarkan tentang transparansi dana desa (DD).
Namun ia sedikit salah menjabarkan jumlah desa di Pesawaran, yang memiliki 144 desa ditambah 4 desa persiapan.
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
