Demokrat Cenderung Koalisi dengan Gerindra Ketimbang PDIP

Nailin In Saroh

Nailin In Saroh

Jakarta

19 Juli 2018 12:10 WIB
Elektoral | Rilis ID
Prabowo dan Jokowi. FOTO: RILIS.ID/Indra Kusuma.
Rilis ID
Prabowo dan Jokowi. FOTO: RILIS.ID/Indra Kusuma.

RILISID, Jakarta — Ketua Divisi Advokasi dan Bantuan Hukum DPP Demokrat, Ferdinand Hutahaean, menyatakan hingga saat ini pihaknya belum menemui titik temu arah koalisi dengan PDI Perjuangan (PDIP) untuk Pilpres 2019 mendatang

"Sampai hari ini belum mencapai kesepakatan," ujar Ferdinand di Jakarta, Kamis (19/7/2018).

Menurut dia, partainya justru lebih cenderung membangun koalisi dengan Gerindra. Sebab, komunikasi Demokrat dengan partai besutan Prabowo itu lebih intens, ketimbang dengan PDIP yang mengusung Jokowi.

"Karena hal-hal yang harus disepakati itu. Jika tidak, maka kita tentu tak mungkin menjalin koalisi," tambah dia.

Menariknya, hingga saat ini Gerindra memang belum menentukan arah koalisinya. Meski sudah ada kesepakatan dengan parpol pendukung lainnya seperti PKS dan PAN, namun Gerindra rasanya tak langsung puas begitu saja.

Buktinya, komunikasi dan penjajakan koalisi mulai berlangsung, seperti dengan Demokrat. Bahkan, sempat muncul isu adanya koalisi Prabowo - AHY untuk pilpres nanti.

Juru Bicara Tim Pemenangan Gerindra, Anggawira, sempat mengklaim bahwa parpol koalisi sudah memberikan tiket capres kepada Prabowo. Kepastian itu diperoleh setelah Gerindra bertemu petinggi PAN dan PKS.

"Pertemuan itu memberikan tiket capres kepada Prabowo," ujar Anggawira.

Pengamat politik dari Sinergi Masyarakat untuk Demokrasi (Sigma), Said Salahudin, mengatakan Prabowo harus berhati-hati dalam menentukan figur cawapresnya, bila ingin menang atas Joko Widodo di pilpres.

"Jangan hanya karena berharap PKS, PAN, dan atau Demokrat menjadi teman koalisi, lalu terjebak pada opsi cawapres harus dari salah satu parpol itu," kata Said

Menampilkan halaman 1 dari 2
Next

Follow WhatsApp Channel

rilis.id

Dapatkan update berita terbaru setiap hari langsung dari kami.

Editor: Unknown
Tag :

"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"

Share
Berita Lainnya